Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba di NTB
- 12 Agt 2026 06:49 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Polda NTB dan jajaran mengungkap 129 kasus narkoba selama Operasi Antik Rinjani 2026. Operasi tersebut berlangsung selama 14 hari pada 27 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Sebanyak 178 tersangka diamankan dalam operasi tersebut. Polisi juga menyita ratusan gram sabu, lebih dari lima kilogram ganja, serta berbagai barang bukti lainnya.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi yang dilakukan secara serentak oleh Polda NTB dan seluruh jajaran Polres. Hasil operasi disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Selasa, 11 Agustus 2026.
"Operasi Antik Rinjani 2026 menunjukkan komitmen Polda NTB memutus peredaran narkotika di NTB," kata Kholid.
Dari 129 kasus tersebut, sebanyak 27 perkara masuk dalam Target Operasi atau TO. Ditresnarkoba Polda NTB mengungkap enam kasus TO, sedangkan jajaran Polres mengungkap 21 kasus lainnya.
Barang bukti yang disita dalam operasi tersebut didominasi ganja dan sabu. Polisi mengamankan 488,530 gram sabu dan 5.589,440 gram ganja.
Selain itu, polisi menyita satu pohon ganja dan 922,86 gram magic mushroom. Penyidik juga mengamankan tiga butir obat-obatan serta uang tunai Rp173.737.000.
Jika seluruh barang bukti narkotika berbentuk gram dijumlahkan, polisi menyita sedikitnya 7.000,83 gram atau sekitar 7 kilogram narkotika selama operasi. Jumlah tersebut belum memasukkan satu pohon ganja dan tiga butir obat-obatan.
Pengungkapan terbanyak tidak hanya dilakukan Ditresnarkoba Polda NTB. Seluruh jajaran Polres di NTB juga terlibat dalam operasi tersebut.
Polisi juga menemukan keterlibatan tiga personel aktif Polri dalam perkara narkoba selama Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya berasal dari Polda NTB, Polres Lombok Barat, dan Polres Bima Kota.
Dua personel dinyatakan positif methamphetamine berdasarkan pemeriksaan urine. Sementara satu personel lainnya diproses melalui jalur pidana serta disiplin dan kode etik Polri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....