Respon Cepat Laporan Warga, Polsek Bolo Ringkus Jaringan Pengedar Narkoba

  • 11 Jul 2026 05:09 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Komitmen Kepolisian Resor Bima dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan lewat tindakan tegas. Kali ini langkah tersebut dilakukan Polsek Bolo.

Dalam kasus ini, Polsek Bolo menciduk dua orang terduga pengedar sabu asal Desa Kananga, yakni SA (24) dan seorang pria paruh baya berinisial KD (48).

Keberhasilan penangkapan ini didasari oleh sikap proaktif warga yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan terkait transaksi narkoba di wilayah Desa Kananga.

Tanpa membuang waktu, Kapolsek Bolo Iptu M. Sofyan Hidayat langsung memimpin personelnya menuju lokasi untuk melakukan tindakan hukum.

Timnya melakukan pengepungan dan mengamankan SA. Proses penggeledahan badan dan area sekitar TKP disaksikan langsung oleh tokoh dan warga setempat guna menjaga transparansi tindakan kepolisian.

"Kami mengamankan barang bukti berupa satu klip kristal putih diduga sabu serta uang tunai sebesar Rp200.000," ujarnya.

Siasat saling lempar tanggung jawab sempat terjadi, di mana SA mengklaim dirinya hanya dititipkan barang oleh KD untuk dijual kembali. Namun, berbekal keterangan tersebut, polisi bergerak taktis memburu KD di rumahnya hingga berhasil menyeretnya ke balik jeruji besi.

Sementara itu, Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang ditunjukkan oleh masyarakat dan kesigapan anggotanya di lapangan.

"Penangkapan ini menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pengedar narkoba di wilayah hukum kami. Kami sangat mengapresiasi keberanian masyarakat Desa Kananga yang mau melapor," katanya.

Kasus ini sekarang kami limpahkan penuh ke Satreskoba Polres Bima Kabupaten untuk penanganan dan penyidikan lebih lanjut," tegas AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar melalui keterangan resminya.

Pihak kepolisian memastikan akan terus mengembangkan kasus ini untuk memutus rantai pasokan sabu yang menyasar generasi muda di wilayah Kabupaten Bima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....