Operasi Gabungan BNN dan Polda NTB Gagalkan Sabu 1 Kilogram di Senggigi

  • 16 Mei 2026 20:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram — Upaya peredaran narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat kembali digagalkan aparat penegak hukum. Badan Narkotika Nasional Kota Mataram bersama Polda NTB berhasil mengamankan seorang pria berinisial H dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat satu kilogram dalam operasi gabungan di kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Rabu 22 April 2026.

Operasi gabungan tersebut merupakan bentuk sinergi antara BNN Kota Mataram dan Polda NTB yang turut mendapat dukungan penuh dari BNN Provinsi NTB dalam memberantas jaringan peredaran narkotika di daerah.

Penangkapan dipimpin langsung Kepala BNN Kota Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, SE., M.Si. Tim gabungan bergerak dari Kantor BNN Kota Mataram menuju salah satu hotel di kawasan Senggigi setelah menerima informasi terkait dugaan transaksi narkotika.

Saat tiba di lokasi target tepatnya di kamar nomor 9, petugas langsung melakukan penyergapan terhadap terduga pelaku. Dalam proses penindakan, tersangka tidak melakukan perlawanan dan langsung diamankan petugas bersama barang bukti.

Dari hasil penggeledahan, aparat menemukan satu paket sabu seberat kurang lebih satu kilogram yang dibungkus plastik warna putih dan disimpan di dalam tas hitam bergaris putih milik tersangka.

“Kami bersama tim gabungan berhasil mengamankan seorang tersangka beserta barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih satu kilogram. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan oleh Polda NTB untuk dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar Kepala BNN Kota Mataram Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, SE., M.Si. Sabtu 16 Mei 2026.

Ia menegaskan, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti kuat komitmen aparat dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah NTB. Menurutnya, kerja sama lintas instansi akan terus diperkuat guna mempersempit ruang gerak jaringan narkoba yang dinilai masih aktif beroperasi.

“Sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam memberantas peredaran narkotika. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” katanya menegaskan.

Selama pelaksanaan operasi berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Aparat berharap pengungkapan kasus tersebut menjadi peringatan keras bagi para pelaku peredaran narkoba bahwa penegakan hukum di NTB akan terus diperkuat tanpa kompromi.

“Peredaran narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan keamanan daerah. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat ikut berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba,” ucapnya.

Pihak kepolisian dan BNN kini masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam upaya penyelundupan sabu tersebut ke wilayah Lombok dan sekitarnya.

“Pengembangan kasus masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....