Berawal dari Facebook, Pemuda Asal Lombok Tengah Malah Jadi Korban Curanmor

  • 11 Mei 2026 19:06 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Seorang pemuda asal Lombok Tengah kehilangan sepeda motor setelah bertemu dengan perempuan yang dikenalnya melalui Facebook di Kota Mataram. Kasus itu kini diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB setelah polisi menangkap dua terduga pelaku.

Korban berinisial MH (20 tahun), sebelumnya berkomunikasi dengan pelaku melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di Jalan Airlangga, Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang. Pertemuan berlangsung pada Jumat 20 Maret 2026 malam.

Kanit Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, Agus Eka Artha, mengatakan pelaku menggunakan modus pendekatan personal untuk memperoleh kepercayaan korban. Setelah hubungan komunikasi terjalin, pelaku mengajak korban bertemu secara langsung.

“Modusnya kenalan lewat Facebook lalu mengajak korban keluar,” kata Agus, Senin 11 Mei 2026.

Menurut Agus, saat berada di salah satu gang dekat lokasi pertemuan, pelaku meminta korban berhenti dan meminjam sepeda motornya untuk pulang ke kos. Pelaku beralasan hendak mandi terlebih dahulu.

"Pelaku beralasan tempat kosnya tidak memperbolehkan tamu laki-laki masuk," ujar Agus.

Korban kemudian menyerahkan sepeda motor Yamaha Mio miliknya karena percaya terhadap pelaku. Namun setelah ditunggu sekitar satu setengah jam, pelaku tidak kembali dan tidak dapat dihubungi.

Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap seorang perempuan berinisial AW (22 tahun) di kawasan Rumak, Lombok Barat. Dari hasil pemeriksaan, AW mengaku beraksi bersama seorang pria berinisial DAP.

Penyidik lalu melakukan pengembangan dan menangkap DAP melalui operasi penyamaran. Kedua terduga pelaku disebut mengakui telah menjalankan aksi serupa di delapan tempat kejadian perkara.

“Pelaku mengaku sudah beberapa kali menggunakan modus yang sama,” ujar Agus.

Selain menangkap pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah kendaraan dan spare part motor dari hasil pengembangan kasus. Barang bukti itu diduga berkaitan dengan rangkaian pencurian yang dilakukan para pelaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....