Polisi Perketat Pengawasan Distribusi Cabai, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

  • 03 Mar 2026 09:54 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Aparat kepolisian terus memperketat pengawasan distribusi bahan pokok untuk memastikan harga tetap stabil dan pasokan aman selama Ramadan. Satgas Pangan Polres Lombok Tengah melakukan pemantauan langsung terhadap distribusi satu ton cabai rawit merah.

Cabai rawit merah tersebut didatangkan dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, dan selanjutnya akan disalurkan ke sejumlah pasar di wilayah Lombok Tengah guna menekan lonjakan harga yang belakangan cukup tinggi.

Kasat Reskrim AKP Punguan Hutahaean menegaskan, kehadiran polisi dalam proses distribusi bukan hanya sebatas pemantauan seremonial, tetapi untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi penyimpangan.

“Melalui fasilitasi distribusi oleh Bapanas, harga jual kepada konsumen ditetapkan berkisar antara Rp68.000 hingga Rp73.000 per kilogram. Kami akan terus melakukan pengawasan agar harga tersebut benar-benar diterapkan di lapangan,” ujarnya Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menegaskan, Satgas Pangan akan melakukan monitoring berkelanjutan, baik di tingkat distributor maupun pasar. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan, permainan harga, maupun distribusi yang tidak sesuai aturan.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Lombok Tengah. Kami tidak ingin ada pihak yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk meraup keuntungan secara tidak wajar,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, khususnya menjelang Idulfitri.

Dengan pengawasan yang diperketat, polisi memastikan distribusi cabai berjalan transparan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....