Kepolisian Bubarkan Sekelompok Pelajar yang Diduga Akan Tawuran di Keruak
- 03 Jun 2026 16:12 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Kepolisian melalui Polsek Keruak bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan rencana perkelahian yang melibatkan sejumlah pelajar SMAN 1 Keruak di luar lingkungan sekolah, Rabu 3 Juni 2026. Laporan tersebut diterima melalui layanan darurat kepolisian 110 yang kemudian langsung direspons oleh jajaran Polsek Keruak.
Kapolsek Keruak IPTU Mudie Lestari, bersama anggota segera menuju lokasi yang dilaporkan warga untuk memastikan situasi di lapangan. Petugas mendatangi Jalan Raya jurusan Keruak–Montong Belai, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, dan melakukan pemeriksaan awal di sekitar lokasi dan menemukan sekelompok pelajar yang diduga hendak melakukan perkelahian di luar lingkungan sekolah.
Kapolsek Keruak IPTU Mudie Lestari, menegaskan bahwa pihaknya langsung melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari terjadinya bentrokan antar pelajar.
“Begitu kami menerima informasi dari masyarakat melalui layanan 110, kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kebenarannya dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya kemudian memberikan pembinaan dan himbauan kepada para pelajar agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Para pelajar kami bubarkan dan diarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing. Kami juga memberikan edukasi agar tidak mudah terprovokasi ajakan yang dapat berujung pada tindak kekerasan,” tambahnya.
Seluruh pelajar yang berada di lokasi akhirnya membubarkan diri tanpa adanya perlawanan dan kembali ke rumah masing-masing. Tindakan cepat aparat kepolisian tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pelajar.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polsek Keruak dalam merespons laporan masyarakat sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini. “Respons cepat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengapresiasi peran masyarakat yang telah melaporkan informasi melalui layanan 110,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.
“Kami mengimbau para pelajar untuk fokus pada pendidikan dan tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum. Peran orang tua dan pihak sekolah juga sangat penting dalam mengawasi anak-anak kita,” ujar Rusmaladi.
Selain itu, ia menegaskan bahwa layanan darurat 110 tetap aktif dan dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan setiap potensi gangguan keamanan.
“Jika ada kejadian yang mencurigakan atau berpotensi gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera menghubungi 110. Laporan akan langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....