MotoGP Mandalika Buka Peluang UMKM Lombok Kenalkan Produk Lokal
- 21 Sep 2026 08:37 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Penyelenggaraan MotoGP Mandalika dinilai membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk khas Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada wisatawan yang datang ke Lombok.
Warga asal Meninting, Batu Layar, Neda Filmahmah, mengatakan meningkatnya jumlah wisatawan selama penyelenggaraan MotoGP dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha lokal.
“Setelah diadakannya MotoGP ini, peluang usaha lokal makin banyak,” ucapnya, Senin 21 September 2026.
Menurutnya, kedatangan wisatawan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menawarkan berbagai produk khas Lombok, termasuk makanan tradisional yang menjadi bagian dari identitas daerah.
“Masyarakat lokal bisa mendapatkan peluang besar untuk menjual produk khas Lombok, misalnya makanan ataupun pelecing yang banyak dijual di sana,” ujarnya.
Neda menilai aktivitas perdagangan tersebut berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di sekitar kawasan penyelenggaraan MotoGP.
| Baca juga: Pemkab Sumbawa Dorong UMKM Desa Tembus Pasar |
Hal senada disampaikan Putri dari KSB. Ia mengatakan MotoGP perlu dilihat tidak hanya sebagai agenda olahraga berskala internasional, tetapi juga sebagai momentum untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat sebagai tuan rumah penyelenggaraan.
“Event MotoGP ini bukan hanya kita lihat sebagai event skala internasional, tetapi kita sebagai tuan rumah tempat penyelenggaraan MotoGP juga harus diperhatikan bagaimana kesejahteraan dan efek dari MotoGP tersebut,” paparnya.
Menurutnya, salah satu dampak yang perlu mendapat perhatian adalah sektor ekonomi. Banyaknya wisatawan dan pengunjung selama MotoGP dinilai dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha masyarakat.
“Seperti salah satunya mungkin efek ekonomi karena bakal banyak turis, bakal banyak pengunjung dan lain sebagainya,” ujarnya.
Karena itu, Putri berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar masyarakat lokal dapat memperoleh manfaat ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP.
“Pemerintah sepertinya harus fokus pada UMKM. Harapannya, pemerintah lebih aware lagi terkait hal ini karena ini juga berkaitan dengan dampak ekonomi yang dihasilkan dari MotoGP tersebut,” katanya.
Menurut Neda, keberadaan produk lokal di tengah aktivitas wisatawan juga dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan kuliner dan produk khas Lombok kepada pengunjung dari berbagai daerah maupun mancanegara.
Penyelenggaraan MotoGP dengan demikian dinilai dapat menjadi ruang promosi sekaligus pasar bagi produk lokal apabila peluang tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan didukung dengan perhatian pemerintah terhadap UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....