Mataram Siapkan Bazar UMKM di Enam Kecamatan

  • 25 Jul 2026 10:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram-Pemerintah Kota Mataram mulai merancang pembentukan pusat bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di enam kecamatan sebagai strategi memperluas akses pemasaran produk lokal.

Program yang digagas Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disprikop UKM) Kota Mataram itu ditargetkan mulai berjalan pada awal 2027, sementara sepanjang 2026 difokuskan pada penyusunan konsep, pemetaan lokasi, dan kesiapan anggaran.

Kepala Disprikop UKM Kota Mataram, Jemmy Nelwan, mengatakan setiap kecamatan nantinya akan memiliki titik bazar yang menjadi etalase produk unggulan sekaligus identitas ekonomi lokal.

"Dengan adanya bazar di setiap kecamatan, masing-masing wilayah akan memiliki spot UMKM yang menjadi ciri khasnya. Tujuannya bukan hanya mempromosikan produk lokal, tetapi juga memperluas pasar, meningkatkan penjualan, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan dan pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya, Sabtu 25 Juli 2026.

Menurut Jemmy, gagasan tersebut lahir dari tingginya minat pelaku UMKM untuk mengikuti berbagai bazar yang selama ini digelar pemerintah. Namun, keterbatasan jumlah stan membuat tidak semua pelaku usaha dapat terakomodasi sehingga harus melalui proses kurasi. Karena itu, pemerintah memilih menghadirkan ruang promosi yang lebih merata dengan membangun pusat bazar di setiap kecamatan.

"Kita mulai memetakan lokasi yang dinilai strategis sebagai pusat kegiatan bazar. Beberapa lokasi yang masuk dalam kajian antara lain kawasan Ampenan Huis untuk Kecamatan Ampenan dan Taman Sangkareang untuk Kecamatan Mataram," ujarnya.

Sementara titik di kecamatan lainnya sambung Jemmy akan disesuaikan dengan potensi dan kondisi masing-masing wilayah. Pemerintah juga akan menyiapkan fasilitas pendukung berupa tenda, meja, kursi, hingga jaringan internet atau Wi-Fi agar transaksi digital dapat berjalan dengan mudah.Selain lokasi, pola operasional bazar masih akan dikaji agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

"Kami masih mengkaji apakah bazar akan dibuka setiap hari, hanya sore hingga malam, atau cukup pada akhir pekan. Semua akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan hasil kajian agar program ini benar-benar efektif dan memberi manfaat maksimal bagi UMKM," kata Jemmy.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....