ITDC Libatkan 37 UMKM Lokal di Mandalika Street Food Festival 2026
- 11 Jul 2026 16:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat peran pelaku usaha lokal dalam pengembangan pariwisata di kawasan The Mandalika. Melalui Mandalika Street Food Festival 2026 yang berlangsung pada 10–12 Juli, ITDC melibatkan sebanyak 37 pelaku UMKM lokal yang terdiri dari tenant kuliner, kedai kopi, hingga pelaku kriya dan wastra khas Lombok.
Festival yang digelar di Area Bazaar Mandalika dan Kuta Lane tersebut menghadirkan 24 tenant kuliner dan restoran, delapan coffee shop dan roastery, serta lima UMKM kriya dan wastra, yang seluruhnya berasal dari Pulau Lombok. Beragam kuliner khas seperti Sate Rembiga, Sate Bulayak, Sate Tanjung, Ayam Taliwang, Nasi Balap, hingga jajanan tradisional menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan penyelenggaraan festival ini tidak hanya bertujuan memperkaya pengalaman wisata di The Mandalika, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal.
"Kami ingin setiap event di The Mandalika tidak hanya menghadirkan atraksi utama, tetapi juga memberikan ruang bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, dan komunitas lokal untuk memperkenalkan potensi terbaik Lombok kepada wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara," ujarnya, Sabtu 11 Juli 2026.
Troy menegaskan, seluruh tenant yang terlibat merupakan pelaku usaha lokal. Menurutnya, keterlibatan 100 persen UMKM asal Lombok menjadi bukti komitmen ITDC dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
"Keterlibatan 100 persen tenant lokal ini menjadi bukti komitmen ITDC dalam mempromosikan kuliner, produk kreatif, dan ekonomi masyarakat setempat kepada wisatawan yang berkunjung ke The Mandalika," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut karena membuka ruang promosi yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Lombok Tengah.
"Mandalika Street Food Festival bukan hanya menjadi ajang menikmati kuliner khas Lombok, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk terbaiknya kepada wisatawan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Selain menyajikan aneka kuliner, festival ini juga diramaikan berbagai kegiatan komunitas seperti kompetisi arm wrestling, workshop dan fashion show wastra Lombok, live painting, pertunjukan musik, hingga berbagai permainan interaktif. Seluruh tenant juga telah didukung sistem pembayaran digital melalui QRIS sebagai upaya mempercepat digitalisasi UMKM dan memudahkan transaksi bagi pengunjung.
Pihaknya berharap penyelenggaraan Mandalika Street Food Festival mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas peluang usaha bagi UMKM lokal, sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya Lombok kepada pasar yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....