Bidik Pasar Nasional, 28 UMKM NTB Berebut Tiket Masuk Gerai UNIQLO
- 18 Jun 2026 20:47 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Sebanyak 28 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti proses kurasi untuk menembus pasar nasional melalui program UNIQLO Neighborhood Collaboration Batch 5 Tahun 2027.
- Program kolaborasi dengan UNIQLO Indonesia ini menjadi salah satu upaya memperluas akses pemasaran produk lokal ke jaringan ritel modern.
RRI.CO.ID, Mataram – Sebanyak 28 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti proses kurasi untuk menembus pasar nasional melalui program UNIQLO Neighborhood Collaboration Batch 5 Tahun 2027. Puluhan UMKM tersebut berasal dari sektor kriya dan turunan wastra yang merupakan binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB melalui UPTD Balai Kemasan Produk dan Pengembangan Promosi Daerah (BKP3D) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB.
Program kolaborasi dengan UNIQLO Indonesia ini menjadi salah satu upaya memperluas akses pemasaran produk lokal ke jaringan ritel modern. UMKM yang lolos kurasi nantinya berkesempatan menampilkan produknya di Neighborhood Collaboration Corner yang berada di gerai-gerai UNIQLO.

Kepala UPTD Balai Kemasan Promosi dan Pemasaran Produk Daerah (BKP3D) Provinsi NTB, M. Achiyat Winata mengatakan, kolaborasi tersebut bukan hanya ajang seleksi produk, tetapi menjadi pintu bagi UMKM NTB untuk meningkatkan kualitas usaha dan memperluas jaringan pasar.
“Ini bukan sekadar proses kurasi, tetapi peluang bagi UMKM untuk naik kelas melalui penguatan jejaring bisnis dan akses pasar yang lebih kompetitif,” ujarnya, Kamis 18 Juni 2026.
Menurut dia, masuknya produk UMKM daerah ke ruang promosi ritel modern akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan eksposur produk lokal. Tidak hanya dikenal di daerah, produk kriya dan wastra NTB juga berpeluang menjangkau konsumen secara nasional.
Sekretaris Dekranasda NTB, Siti Nursusila menyebut kolaborasi bersama sektor swasta menjadi salah satu strategi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
“UMKM membutuhkan ruang untuk berkembang, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing. Program seperti ini menjadi kesempatan agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.
Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus diperluas dengan berbagai perusahaan ritel maupun pelaku industri lainnya, sehingga semakin banyak produk unggulan NTB mendapatkan akses pasar yang lebih besar.
Sementara itu, UNIQLO Indonesia menyambut baik keterlibatan Dekranasda NTB dalam program Neighborhood Collaboration. Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem pembinaan UMKM dan mendorong lahirnya produk lokal yang memiliki nilai tambah.
Sebelum memasuki tahap kurasi, UPTD BKP3D telah melakukan sosialisasi terkait persyaratan dan kategori produk kepada para peserta. Seluruh UMKM yang terdaftar dinyatakan memenuhi kriteria awal untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Pemerintah Provinsi NTB menargetkan kolaborasi ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM daerah untuk masuk ke pasar modern, sekaligus memperkenalkan kekayaan kriya dan wastra NTB ke tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....