80 Tahun Persit Berkarya, UMKM NTB Tampil Menginspirasi di Panggung Nasional

  • 11 Mei 2026 14:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Jakarta - Delapan dekade bukanlah perjalanan yang singkat. Di usia ke-80 tahun, Persit Kartika Chandra Kirana tidak hanya memperingati hari jadinya sebagai organisasi pendamping prajurit TNI AD, tetapi juga meneguhkan kembali semangat pengabdian perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa.

Mengusung tema “Persit Kartika Chandra Kirana Mewujudkan Keluarga Tangguh Mandiri dan Berkualitas Menuju Indonesia Emas”, peringatan HUT ke-80 menjadi refleksi tentang bagaimana perempuan terus mengambil peran penting di tengah dinamika zaman.

Di Jakarta, semangat itu terasa kuat dalam rangkaian kegiatan HUT Persit yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini. Tidak sekadar seremoni, peringatan ini menghadirkan ruang bagi para perempuan untuk menunjukkan karya dan kemandiriannya melalui ajang “Persit Bisa 2”.

Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Simanjuntak, menegaskan bahwa istri prajurit bukan hanya pen damping suami, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung tugas keluarga dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Pesan tersebut tercermin nyata dalam geliat UMKM yang digerakkan anggota Persit dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui Persit Bisa 2, para pelaku usaha diberi ruang untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperkuat kreativitas dan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah.

(Anggota Persit Kertika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Korem 162 PD IX/Udayana Peserta Pameran Berpose bersama dengan istri Kasad Paulina Pandjaitan diarena Pameran Jakarta/ Foto Penrem 162 Wira Bhakti)

Perempuan Indonesia memang memiliki posisi penting dalam perekonomian nasional. Bahkan, sebagian besar UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Kondisi ini menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya menjadi penyangga ekonomi keluarga, tetapi juga penggerak ekonomi daerah hingga nasional.

Dukungan terhadap pemberdayaan perempuan juga disampaikan Ibu Wakil Presiden RI, Ny. Selvi Gibran Rakabuming Raka. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam membantu perekonomian rumah tangga melalui pengembangan UMKM.

Dari Nusa Tenggara Barat, semangat berkarya itu dibawa oleh tiga anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana. Mereka hadir membawa identitas budaya daerah sekaligus semangat kemandirian perempuan.

Ny. Lili Mariana tampil dengan produk Tenun Pringgasela yang sarat nilai tradisi dan kearifan lokal Lombok. Di sisi lain, Ny. Dwi Istanti memperkenalkan keindahan Mutiara Lombok yang selama ini menjadi salah satu ikon kerajinan NTB. Sementara Ny. Baiq Ike Aprilia Musanti menghadirkan Tas Ketak, produk kerajinan berbahan anyaman khas Lombok yang kini semakin diminati pasar.

Ketiga produk tersebut bukan hanya menjadi representasi kreativitas perempuan NTB, tetapi juga simbol bahwa budaya lokal dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang menjanjikan.

Di usia ke-80 ini, Persit Kartika Chandra Kirana menunjukkan bahwa pengabdian perempuan tidak berhenti di balik layar. Mereka hadir sebagai penggerak keluarga, penjaga budaya, sekaligus pelaku ekonomi yang terus berkarya demi Indonesia yang lebih tangguh dan mandiri. (UKI/RRI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....