Kadin NTB Siap Perkuat Sinergi dengan Pemerintah untuk Siapkan UMKM yang Tangguh

  • 29 Jul 2026 13:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Faurani, menegaskan komitmen Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah. Dukungan ini dikhususkan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Hal tersebut disampaikan Faurani usai dilantik sebagai Ketua Kadin NTB periode 2025–2030. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

"Terutama sahabat-sahabat kita yang bergerak di sektor UMKM. Situasi global memang tidak menentu, tetapi pengusaha harus terus berjuang mencari solusi apapun kondisinya," ujarnya dalam pelantikan pengurus Kadin NTB di Mataram, Rabu 29 Juli 2026.

Ia menegaskan, karakter pengusaha adalah terus bekerja, berinovasi, dan mencari peluang agar usaha tetap tumbuh meskipun menghadapi berbagai tantangan.

Faurani mengatakan, berbagai aspirasi dan keluhan dari pelaku usaha di kabupaten/kota telah dihimpun sebagai bahan penyusunan program kerja kepengurusan baru. Selanjutnya, Kadin NTB akan memperkuat koordinasi dengan para wakil ketua untuk membangun sinergi yang lebih erat bersama Pemerintah Provinsi NTB.

"Menurut undang-undang, Kadin memang memiliki tugas untuk bersinergi dengan pemerintah. Karena itu, kami ingin kolaborasi ini ke depan semakin baik demi kemajuan dunia usaha di NTB," katanya.

Selain memperkuat kemitraan dengan pemerintah, Faurani juga mengungkapkan adanya harapan lahirnya regulasi baru yang akan semakin memperkuat peran Kadin di daerah.

Ia menyebut Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, tengah memperjuangkan revisi Undang-Undang Kadin yang diharapkan dapat terbit tahun ini.

"Kami berharap regulasi itu memberikan banyak manfaat, terutama bagi anggota dan pengusaha di daerah," ujarnya.

Menutup sambutannya, Faurani mengajak seluruh jajaran pengurus Kadin NTB untuk bekerja secara kolektif memperbaiki iklim usaha di daerah melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.

"Mari kita sama-sama memperbaiki dunia usaha di sekitar kita. Kalau kita saling bahu-membahu, insya Allah semuanya akan berjalan dengan baik," ungkapnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....