NTB Tawarkan Energi Hijau hingga Destinasi Wisata Premium ke Investor Oman

  • 18 Jun 2026 20:44 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menawarkan sejumlah proyek strategis kepada Oman untuk menarik investasi berkelanjutan.
  • Dari energi terbarukan, pariwisata premium, hingga industri kelautan, NTB ingin menjadikan potensi daerah sebagai magnet bagi investor global.
  • Pemprov NTB membuka peluang investasi untuk pengembangan kawasan wisata strategis seperti Pantai Kerakas dengan konsep Tujuh Mata Air Bawah Laut, Gili Gede, Mauktika Mandalika, hingga Kuta Heights.

RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menawarkan sejumlah proyek strategis kepada Oman untuk menarik investasi berkelanjutan. Dari energi terbarukan, pariwisata premium, hingga industri kelautan, NTB ingin menjadikan potensi daerah sebagai magnet bagi investor global.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memaparkan peluang investasi tersebut saat menerima kunjungan Duta Besar Oman untuk Indonesia Mohamed Ahmed Salim di Kantor Gubernur NTB, Kamis, 18 Juni 2026.

Dalam pertemuan itu, Iqbal menyoroti potensi energi hijau yang dinilai memiliki prospek besar, seperti pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Sengkol, Lombok Tengah, pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Jerowaru, Lombok Timur, hingga pemanfaatan bendungan untuk PLTS terapung dan pembangkit listrik tenaga air skala kecil.

“NTB memiliki potensi energi terbarukan yang besar dan siap dikembangkan bersama investor,” kata Iqbal.

Selain energi bersih, sektor pariwisata menjadi salah satu proyek unggulan yang ditawarkan. Pemprov NTB membuka peluang investasi untuk pengembangan kawasan wisata strategis seperti Pantai Kerakas dengan konsep Tujuh Mata Air Bawah Laut, Gili Gede, Mauktika Mandalika, hingga Kuta Heights.

Kawasan tersebut dinilai memiliki daya tarik karena berada di lokasi strategis, didukung ketersediaan lahan, serta mendapat dukungan pemerintah dalam percepatan perizinan investasi.

Tidak hanya sektor darat, NTB juga menawarkan potensi ekonomi laut. Pemerintah daerah membuka peluang kerja sama pengembangan industri hilir kelautan dan perikanan, mulai dari rumput laut, lobster, ikan air tawar, hingga industri garam di Pulau Sumbawa.

Rencana pembangunan pusat pascapanen dan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) di Pelabuhan Perikanan Soromandi dan Teluk Cempi juga menjadi bagian dari tawaran investasi untuk memperkuat rantai ekspor komoditas perikanan seperti tuna dan cakalang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....