Lombok Timur Bidik Pengembangan Ikan Air Tawar Berbasis Bioflok

  • 05 Mei 2026 18:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Setelah mendapatkan program Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah pesisir Jerowaru, Pemerintah Daerah Lombok Timur kini membidik pengembangan program serupa yang difokuskan pada budidaya ikan air tawar di wilayah daratan. Program ini dirancang dengan pendekatan ekonomi berbasis komunitas melalui koperasi desa merah putih.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lombok Timur, M. Tasywiruddin, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengupayakan bantuan budidaya ikan air tawar menggunakan sistem bioflok bagi masyarakat. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas sektor perikanan, tetapi juga memperkuat perekonomian desa melalui pengelolaan berbasis koperasi.

“Kita ingin mendorong masyarakat desa agar lebih mandiri secara ekonomi melalui sektor perikanan air tawar yang dikelola secara bersama,” ujarnya, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menjelaskan, teknologi bioflok memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya mampu meningkatkan pertumbuhan ikan secara optimal. Sistem ini memanfaatkan mikroorganisme dalam kolam yang dapat menjadi sumber pakan tambahan, sehingga penggunaan pakan menjadi lebih efisien.

“Dengan sistem bioflok, pertumbuhan ikan bisa lebih cepat dan biaya pakan bisa ditekan,” katanya.

Meski demikian, penerapan sistem ini juga membutuhkan dukungan peralatan seperti blower atau aerator yang berdampak pada meningkatnya konsumsi listrik. Namun, hal tersebut dinilai sebanding dengan hasil produksi yang lebih tinggi.

Berdasarkan hasil survei bersama tim penyuluh, terdapat sekitar lima lokasi yang dinilai potensial untuk pengembangan program ini, yakni Desa Pijot, Desa Lendang Nangka, Jorong di Desa Kelayu, Denggen Timur, serta Pesanggrahan.

Tasywiruddin menilai wilayah Lombok Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya ikan air tawar berbasis bioflok. Faktor seperti kondisi geografis, ketersediaan lahan, serta sumber daya manusia menjadi kekuatan utama dalam mendukung keberhasilan program ini.

Melalui pengembangan sistem bioflok, pemerintah daerah berharap hasil budidaya ikan tidak hanya meningkat dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas. Selain itu, program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa serta memperkuat sektor perikanan air tawar di Lombok Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....