Pertamina Pastikan Stok LPG Bersubsidi Lombok Timur Aman, 59 Ribu Tabung Disalurka

  • 14 Apr 2026 07:05 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur — Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat, khususnya liquefied petroleum gas (LPG) bersubsidi 3 kilogram. Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan distribusi secara masif di lapangan guna memastikan stok mencukupi serta penggunaan LPG sesuai peruntukannya.

Menyusul beredarnya informasi pada Minggu 12 April 2026, terkait kelangkaan LPG 3 kg di Lombok Timur hingga harga yang disebut mencapai Rp30 ribu per tabung, Pertamina bergerak cepat melakukan pengecekan menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan mulai dari ketersediaan stok hingga sistem distribusi, disertai langkah antisipasi dan mitigasi lanjutan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, memastikan bahwa stok LPG di Kabupaten Lombok Timur dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level SPPBE hingga pangkalan. Sebagai tindak lanjut, sepekan pasca Idulfitri, Pertamina telah masif melaksanakan penyaluran tambahan sebagai antisipasi lonjakan konsumsi,” ujar Ahad, seperti dikutip dari siaran pers resminya, Senin 13 April 2026.

Ia menjelaskan, total tambahan LPG 3 kg yang disalurkan di Lombok Timur pasca Idulfitri hingga pekan lalu mencapai 59 ribu tabung. Penyaluran tambahan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pada periode pascalebaran, libur panjang Paskah, hingga pelaksanaan operasi pasar.

Khusus pada pekan lalu, Pertamina menyalurkan tambahan sebanyak 34 ribu tabung LPG 3 kg. Langkah ini diharapkan mampu menstabilkan pasokan serta harga di tingkat masyarakat.

Selain itu, Pertamina juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) gabungan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH). Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat sekaligus memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.

“Pengecekan dilakukan untuk memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Ahad.

Sebagai langkah lanjutan, Pertamina meminta agen untuk memprioritaskan pengiriman ke pangkalan dengan tingkat serapan tertinggi. Di sisi lain, pangkalan diinstruksikan untuk mengutamakan penjualan langsung kepada konsumen dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi guna memperoleh harga sesuai HET, yakni Rp18 ribu per tabung, dengan jaminan kualitas dan kuantitas yang sesuai. Informasi lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id.

Perusahaan turut menegaskan kepada seluruh agen dan pangkalan agar menyalurkan LPG secara tepat sasaran serta disiplin dalam pengawasan penjualan kepada konsumen akhir. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari penghentian alokasi hingga pemutusan hubungan usaha (PHU).

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina berharap distribusi LPG di Lombok Timur tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....