Bank NTB Syariah Perluas Digitalisasi Pasar Tradisional di Mataram

  • 27 Jan 2026 07:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Menyusul keberhasilan implementasi digitalisasi transaksi di Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah berkomitmen memperluas jangkauan layanannya ke pasar tradisional lainnya di Kota Mataram. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan, Bank NTB Syariah berencana membuka fasilitas Pojok NTBS di tiga pasar strategis dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil untuk memastikan para pedagang pasar mendapatkan pendampingan berkelanjutan dalam bertransaksi secara digital, sekaligus mempermudah akses terhadap layanan perbankan syariah di pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menjelaskan bahwa pemilihan pasar-pasar tersebut didasarkan pada potensi ekonomi yang besar serta meningkatnya jumlah pedagang yang mulai beralih menggunakan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS.

“Melihat antusiasme pedagang di Pasar Dasan Agung yang kini telah mencapai 129 merchant aktif, kami ingin mereplikasi model keberhasilan ini. Pojok NTBS akan menjadi pusat literasi digital bagi pedagang yang ingin beralih dari transaksi tunai ke digital secara real time,” ujar Nazaruddin, ,seperti dikutip dari siaran pers resmi Bank NTB Syariah, Senin 26 Januari 2026.

Menurutnya, kehadiran Pojok NTBS di pasar tradisional tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan teknis, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem keuangan syariah di tingkat akar rumput. Fasilitas ini akan melayani pengaduan cepat terkait kendala transaksi QRIS, memberikan pendampingan penggunaan aplikasi perbankan digital, serta menyosialisasikan produk dan layanan perbankan syariah yang sesuai dengan kebutuhan pedagang.

Selain itu, Pojok NTBS juga akan menjadi sarana edukasi pembiayaan UMKM. Bank NTB Syariah saat ini, kata Nazaruddin, tengah menggeser fokus pembiayaannya ke sektor produktif, khususnya UMKM, dibandingkan sektor konsumtif.

“Hingga Desember 2025, pertumbuhan transaksi QRIS di pasar tradisional NTB menunjukkan tren yang sangat positif, baik dari sisi frekuensi maupun nominal transaksi. Saldo nasabah pedagang juga terus meningkat setiap bulan,” ungkapnya.

Dengan perluasan layanan ini, Bank NTB Syariah optimistis tingkat inklusi keuangan syariah di Kota Mataram akan terus meningkat secara signifikan hingga akhir tahun 2026, seiring dengan semakin kuatnya sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital ekonomi rakyat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....