Konsumsi BBM Diproyeksi Naik Selama Libur Akhir Tahun

  • 02 Des 2025 18:31 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kesiapan pasokan energi di seluruh wilayah operasional. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, pariwisata, serta transportasi darat dan udara selama periode libur panjang akhir tahun.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Nataru mulai 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026. Periode Satgas kali ini dimulai lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi. Berdasarkan proyeksi nasional, diperkirakan terjadi tiga puncak mobilitas masyarakat, yaitu 24–25 Desember 2025, 31 Desember–1 Januari 2026, serta arus balik pada 2–4 Januari 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi antisipasi peningkatan konsumsi energi, terutama BBM jenis Gasoline dan LPG.

“Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan,” ujar Ahad, seperti dikutip pada siaran persnya, Selasa (2/12/2025).

Menurutnya, konsumsi Gasoline selama periode Satgas diproyeksi naik sekitar 8,4% dari rata-rata normal 19.580 KL per hari. Sementara konsumsi Gasoil diprediksi turun sekitar 5,1% dari konsumsi normal 9.596 KL per hari akibat menurunnya aktivitas industri selama libur panjang. Kebutuhan rumah tangga terhadap minyak tanah diperkirakan meningkat 8,5% dari konsumsi normal 348 KL per hari, dan konsumsi LPG naik sekitar 3,4% dari normal harian 6.184 metrik ton.

Selain BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga memastikan kecukupan pasokan Avtur di 13 bandara di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Langkah ini penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat melalui jalur udara.

“Untuk sektor aviasi, kami telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas memadai, terutama pada puncak penerbangan arus pergi dan arus balik,” tambah Ahad. Konsumsi Avtur diperkirakan naik 2,4% dari rata-rata normal 3.504 KL per hari.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan energi tetap aman selama periode Nataru, termasuk di wilayah rawan dan terpencil. Optimalisasi infrastruktur dilakukan melalui pengoperasian 1.473 SPBU, 907 Pertashop, dan 1.209 Agen LPG.

“Kami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Nataru. Selain stok yang aman, kami juga memperkuat berbagai layanan tambahan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman selama perjalanan,” ujar Ahad.

Untuk mendukung layanan, Pertamina menghadirkan 644 SPBU Siaga 24 jam dan 917 Agen LPG Siaga. Sebanyak 7 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga serta 41 motorist dan PDS mobile juga disiagakan untuk menjangkau wilayah pemukiman hingga destinasi wisata.

Dalam upaya memperkuat suplai di jalur padat, Pertamina menyiapkan 17 unit mobil tangki sebagai kantong suplai. Selain itu, tiga Serambi MyPertamina hadir di rest area dan pusat keramaian dengan fasilitas ruang istirahat, nursery, barbershop, mini klinik, hingga area bermain anak. Layanan keselamatan juga disokong dengan ambulans di titik strategis serta fasilitas porter gratis di sejumlah bandara.

Sistem monitoring real-time di command center Satgas Nataru diterapkan untuk memastikan suplai bisa segera ditambah jika terjadi lonjakan permintaan.

Pertamina juga menyediakan berbagai promo pembelian BBM non-subsidi serta kemudahan transaksi melalui aplikasi MyPertamina.

“Kami mengimbau masyarakat mengisi BBM sejak awal sebelum memasuki jalur padat dan memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk informasi titik layanan dan promo. Kami siap melayani sepenuh hati agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang bersama keluarga,” kata Ahad.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....