KDMP Banyak Memiliki Kendala Lahan dan Target Penyelesaian Pembangunan

  • 15 Mei 2026 15:25 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima terus mengintensifkan upaya percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang dirancang sebagai pusat penguatan ekonomi masyarakat desa.

Melalui rapat koordinasi yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, berbagai persoalan teknis hingga strategi percepatan pembangunan menjadi fokus pembahasan utama.

Rakor yang berlangsung dengan melibatkan sejumlah instansi lintas sektor tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Afifudin. Dalam forum itu, pemerintah daerah menyoroti pentingnya percepatan pembangunan fisik sekaligus penyelesaian berbagai kendala yang masih dihadapi di sejumlah desa.

Afifudin menilai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran strategis dalam menciptakan sistem ekonomi desa yang lebih kuat dan mandiri. Karena itu, seluruh tim teknis diminta bekerja lebih maksimal agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu.

Menurutnya, pembangunan koperasi tidak hanya menyangkut pendirian gedung semata, melainkan juga menyiapkan sarana ekonomi masyarakat yang mampu mendukung aktivitas perdagangan, penyimpanan hasil produksi, hingga distribusi barang kebutuhan masyarakat desa.

"Percepatan pembangunan fisik harus menjadi perhatian utama. Gerai koperasi, pergudangan, dan fasilitas pendukung lainnya harus segera dituntaskan agar koperasi dapat segera beroperasi dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Afifudin.

Dalam pemaparan perkembangan program, diketahui bahwa dari total 191 titik rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bima, sebanyak 81 lokasi sedang dalam tahap pembangunan fisik. Selain itu, 96 desa telah memiliki lahan yang siap digunakan, namun pembangunan konstruksi belum dimulai.

Sementara itu, sebanyak 19 lokasi masih menghadapi persoalan serius karena belum tersedianya lahan pembangunan. Pemerintah daerah mengakui bahwa persoalan pembebasan lahan menjadi salah satu tantangan terbesar dalam percepatan program tersebut.

Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi, Muhammad Tohir, SE., menjelaskan bahwa progres pembangunan masih perlu terus ditingkatkan. Dari 81 lokasi yang sedang dikerjakan, baru empat desa yang berhasil menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen.

Ia mengatakan, pemerintah daerah saat ini terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna mempercepat penyelesaian masalah lahan yang menjadi penghambat utama.

"Kami terus mendorong percepatan di lapangan, terutama untuk desa-desa yang masih terkendala lokasi pembangunan. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar seluruh target pembangunan dapat tercapai," kata Muhammad Tohir.

Selain membahas pembangunan fisik, rapat koordinasi tersebut juga membicarakan langkah-langkah penguatan kelembagaan koperasi. Pemerintah daerah menilai bahwa koperasi desa harus mampu berkembang menjadi pusat ekonomi produktif yang profesional dan berdaya saing.

Sejumlah program yang disiapkan antara lain peningkatan akses pembiayaan, perluasan jaringan pemasaran produk lokal, penguatan manajemen koperasi, hingga restrukturisasi usaha agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih melibatkan banyak instansi teknis. Sejumlah OPD yang hadir dalam rakor tersebut antara lain Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bidang Aset BPKAD, Dinas Pertanian, Dinas PUPR Kabupaten Bima, serta Bagian Hukum Setda.

Kolaborasi lintas instansi itu dinilai penting untuk memastikan seluruh aspek pembangunan dapat berjalan secara terintegrasi, mulai dari kesiapan lahan, legalitas aset, pembangunan infrastruktur, hingga pendampingan usaha koperasi.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap program Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi solusi dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa. Kehadiran koperasi diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah.

Dengan dukungan seluruh pihak, Pemkab Bima optimistis pembangunan koperasi desa dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bima.

Saya sudah membuat dua versi berita yang panjang, jelas, dan berbeda gaya penulisannya tentang percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....