Serapan Gabah Bulog Sumbawa Capai 49 Ribu Ton
- 22 Apr 2026 08:40 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa - Perum Bulog Cabang Sumbawa, terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan jagung sepanjang tahun 2026, guna memperkuat cadangan pangan dan menjaga stabilitas pasokan di wilayah Pulau Sumbawa. Hingga periode berjalan, realisasi serapan gabah setara beras tercatat mencapai sekitar 49.400 ton, sementara serapan jagung berada di kisaran 3.100 ton.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Sumbawa, Muhammad Nur Ristanto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya memanfaatkan momentum panen raya untuk memaksimalkan penyerapan hasil pertanian petani lokal.
“Untuk target beras tahun ini ditetapkan sekitar 59.000 ton setara beras, sedangkan jagung ditargetkan sekitar 60.000 ton. Secara umum, capaian harian masih on track,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.
Ia menjelaskan, dalam proses penyerapan, Bulog tetap berpedoman pada harga pembelian pemerintah (HPP). Saat ini, harga gabah di tingkat petani berada di kisaran Rp6.500 per kilogram, sedangkan harga di gudang sekitar Rp6.400 per kilogram.
Selain itu, Bulog juga memastikan kualitas gabah yang diserap tetap terjaga sesuai standar. Meski sempat menghadapi kendala akibat faktor cuaca, kondisi panen saat ini dinilai relatif stabil sehingga mendukung kelancaran proses penyerapan.
Tidak hanya fokus pada penyerapan, Bulog Sumbawa juga terus menjalankan distribusi pangan ke berbagai wilayah. Sepanjang tahun 2026, tercatat sekitar 4.000 ton beras telah disalurkan ke sejumlah daerah di luar Pulau Sumbawa, di antaranya Nusa Tenggara Timur dan Bali.
Untuk komoditas jagung, Ristanto mengungkapkan, bahwa pihaknya tengah menindaklanjuti rencana pengiriman ke Jawa Timur. Saat ini, proses pengangkutan masih menunggu tahap eksekusi oleh pihak terkait.
Dalam mengantisipasi peningkatan volume serapan selama musim panen, Bulog Sumbawa juga menyiapkan sejumlah gudang tambahan. Selain itu, kerja sama dengan berbagai mitra, termasuk sektor pendidikan dan pemangku kepentingan lokal, terus diperkuat guna mendukung kelancaran operasional.
Kedepan, Bulog berharap kondisi cuaca tetap kondusif agar proses panen dan penyerapan dapat berjalan optimal hingga akhir tahun.
“Kami optimistis target serapan, baik gabah maupun jagung, dapat tercapai sesuai rencana,” imbuhnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....