Pembangunan KDMP Dikebut, Pemkab Bima Fokus Percepatan Infrastruktur

  • 15 Mei 2026 14:17 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Kabupaten Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar rapat koordinasi strategis guna memastikan pembangunan koperasi berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Afifudin, dengan melibatkan berbagai instansi teknis terkait.

Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk mengevaluasi progres pembangunan, mengidentifikasi hambatan di lapangan, serta menyusun langkah percepatan agar program penguatan ekonomi desa dapat segera dirasakan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, pemerintah menekankan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar untuk menciptakan pusat ekonomi baru di desa-desa.

Melalui koperasi, masyarakat diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap pembiayaan, pemasaran hasil produksi, hingga peningkatan nilai tambah produk lokal.

Afifudin dalam arahannya menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi pondasi utama dalam mendukung tata kelola koperasi yang modern dan profesional.

Menurutnya, pembangunan gerai, gudang, serta fasilitas pendukung lainnya harus menjadi prioritas agar aktivitas koperasi nantinya dapat berjalan maksimal.

"Tim teknis harus bergerak cepat memastikan pembangunan fisik gerai dan gudang berjalan sesuai jadwal. Koordinasi antar-lini sangat penting agar seluruh hambatan di lapangan, khususnya persoalan lahan, dapat segera diselesaikan," kata Afifudin.

Berdasarkan laporan perkembangan yang disampaikan dalam rapat, dari total 191 lokasi rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bima, sebanyak 81 lokasi saat ini tengah memasuki tahap pembangunan fisik. Sementara itu, 96 desa telah memiliki lahan, namun proses konstruksi belum dimulai.

Selain itu, terdapat 19 lokasi yang hingga kini masih terkendala belum tersedianya lahan pembangunan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat keberadaan lahan menjadi syarat utama agar pembangunan dapat segera dilakukan.

Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi, Muhammad Tohir, SE., mengungkapkan bahwa dari puluhan lokasi yang sedang dibangun, baru empat desa yang progres pekerjaannya telah mencapai 100 persen.

"Untuk desa yang belum memiliki lokasi pembangunan, hambatan utama berada pada proses pembebasan lahan. Karena itu, penyelesaiannya menjadi prioritas agar pembangunan bisa berjalan merata," jelas Muhammad Tohir.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada penguatan manajemen koperasi. Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah strategi peningkatan produktivitas koperasi, akses pembiayaan, perluasan pasar, hingga restrukturisasi kelembagaan usaha.

Pemkab Bima berharap keberadaan koperasi nantinya mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa, khususnya dalam meningkatkan daya saing produk pertanian, peternakan, dan usaha mikro yang selama ini menjadi sektor unggulan masyarakat.

Guna memastikan program berjalan secara komprehensif, rapat koordinasi tersebut turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bidang Aset BPKAD, Dinas Pertanian, Dinas PUPR, hingga Bagian Hukum Setda Kabupaten Bima.

Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Koperasi semata, tetapi merupakan program kolaboratif yang membutuhkan dukungan seluruh pihak.

Pemerintah Kabupaten Bima optimistis percepatan pembangunan koperasi akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan pengelolaan koperasi yang profesional, program ini diharapkan menjadi salah satu pilar utama peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....