Koleksi Museum Negeri NTB Tampil di Buku Internasional, Perkuat Jejak Sejarah Wast
- 29 Jul 2026 17:16 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Tenun NTB
- Buku Two Islands One Thread: Lombok and Bali Textiles from the Michael Abbott Collection
- NTB Mendunia
- SEJARAH TENUN NTB
RRI.CO.ID, Mataram - Koleksi Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) kini mendapat pengakuan lebih luas melalui buku Two Islands One Thread: Lombok and Bali Textiles from the Michael Abbott Collection. Sejumlah koleksi museum tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga ditampilkan sebagai bagian dari dokumentasi ilmiah yang akan dibaca oleh masyarakat internasional. Hal tersebut disampaikan dalam Program Berugak Kita Pro 4 RRI Mataram yang menghadirkan Kurator Seni Asia Tenggara asal Australia Dr. James Bennett dan Kepala Museum Negeri NTB Dr. Ahmad Nur Alam.
Dr. Ahmad Nur Alam menjelaskan bahwa Museum Negeri NTB tidak hanya berkontribusi melalui tenaga peneliti, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai koleksi yang selama ini menjadi bagian dari sejarah budaya masyarakat Lombok.
"Selain ada dua orang penulis dari Museum Negeri NTB, setidaknya delapan koleksi museum fotonya masuk ke dalam buku ini," ujarnya.
Menurut Ahmad Nur Alam, koleksi yang dimuat tidak hanya berupa kain tenun atau songket. Berbagai artefak pendukung juga dipilih untuk memperkuat penjelasan mengenai kehidupan masyarakat Sasak pada masa lampau. "Tidak hanya kain, tetapi juga artefak-artefak lain yang sangat relevan untuk menjadi penguat data di dalam buku ini," katanya.
Salah satu koleksi yang menjadi perhatian adalah busana adat masyarakat Sasak dari abad ke-19. Dalam satu kesatuan busana tersebut terdapat berbagai unsur budaya, mulai dari kain tenun, pakaian adat, hingga keris sebagai pelengkap yang mencerminkan identitas sosial masyarakat pada zamannya. Menurut Ahmad Nur Alam, setiap benda memiliki cerita yang saling berkaitan sehingga tidak dapat dipisahkan ketika menjelaskan sejarah budaya Lombok.
Dr. James Bennett menambahkan bahwa keberadaan koleksi museum menjadi fondasi penting dalam penelitian. Melalui proses dokumentasi dan pengkajian secara mendalam, setiap koleksi mampu menghadirkan informasi baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Salah satu contohnya adalah penemuan motif burung kecapi Australia pada songket Lombok Timur yang kemudian membuka pemahaman baru mengenai hubungan budaya antara Lombok dan Australia pada abad ke-19.
Bennett menilai museum memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar tempat menyimpan benda bersejarah. Di balik setiap koleksi tersimpan informasi mengenai perjalanan masyarakat, perkembangan seni, jalur perdagangan, hingga interaksi budaya dengan berbagai bangsa. Karena itu, penelitian terhadap koleksi museum perlu terus dilakukan agar warisan budaya tidak hanya dipelihara secara fisik, tetapi juga dipahami makna sejarahnya.
Melalui keterlibatan Museum Negeri NTB dalam penyusunan buku ini, koleksi-koleksi budaya Lombok memperoleh ruang yang lebih luas untuk dikenal masyarakat dunia. Kehadiran foto-foto koleksi museum dalam publikasi internasional menjadi bukti bahwa warisan budaya daerah memiliki nilai penting dalam khazanah budaya global sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat kebudayaan wastra di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....