Hari Sungai Nasional: Mengenal Strategi Sungai Jangkok bagi Masyarakat Lombok

  • 27 Jul 2026 09:32 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Hari Sungai Nasional diperingati setiap 27 Juli di Indonesia. Penetapan tersebut mengacu pada Pasal 74 Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai, yang menyebutkan bahwa tanggal ditetapkannya peraturan tersebut dijadikan sebagai Hari Sungai Nasional. Tujuannya adalah meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan dan pelestarian sungai sebagai sumber daya air yang memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi.

Salah satu sungai yang memiliki peran penting di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Sungai Jangkok. Sungai ini berhulu di kawasan lereng Gunung Rinjani dan mengalir melewati Kabupaten Lombok Barat serta Kota Mataram sebelum bermuara di Selat Lombok. Sungai Jangkok termasuk dalam daerah aliran sungai (DAS) strategis di Pulau Lombok karena dimanfaatkan sebagai sumber air baku, irigasi pertanian, serta mendukung berbagai aktivitas masyarakat di wilayah yang dilaluinya.

Sebagai bagian dari sistem sumber daya air di Pulau Lombok, Sungai Jangkok memiliki fungsi penting dalam menjaga ketersediaan air, mengalirkan limpasan air hujan, serta menopang ekosistem di sepanjang daerah aliran sungai. Kawasan bantaran sungai juga berperan sebagai ruang penyangga yang membantu menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko erosi apabila dikelola sesuai peruntukannya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sungai Jangkok juga menjadi perhatian berbagai pihak terkait pengelolaan daerah aliran sungai. Berbagai program dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, serta komunitas lingkungan, mulai dari pembersihan sungai, rehabilitasi bantaran, hingga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas air dan mengurangi pencemaran.

Berdasarkan ketentuan dalam PP Nomor 38 Tahun 2011, pengelolaan sungai dilakukan secara menyeluruh, terpadu, dan berwawasan lingkungan agar fungsi sungai dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pengelolaan tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah sesuai kewenangannya dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Peringatan Hari Sungai Nasional menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya sungai sebagai bagian dari sistem sumber daya air nasional. Bagi masyarakat Lombok, keberadaan Sungai Jangkok tidak hanya berkaitan dengan penyediaan air bagi rumah tangga dan pertanian, tetapi juga mendukung keseimbangan lingkungan di wilayah Pulau Lombok. Oleh karena itu, pengelolaan sungai yang berkelanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga fungsi Sungai Jangkok bagi kehidupan masyarakat saat ini maupun pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....