Tari dan Musik Tutup Workshop Seni Pertunjukan Swara Loka Karya Taman Budaya NTB
- 16 Mei 2026 23:08 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Pentas tari dan musik menjadi penutup Workshop Seni Pertunjukan Swara Loka Karya yang diselenggarakan oleh Taman Budaya (Tambud) Nusa Tenggara Barat (NTB) di Taman Budaya NTB, Sabtu 16 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah ekspresi dan kolaborasi bagi pelaku seni tari dan musik di NTB.
Sejumlah karya musik kontemporer yang dibawakan para peserta workshop tampil memukau di hadapan undangan. Penampilan tersebut menjadi bentuk apresiasi peserta kepada para pemateri sekaligus penyelenggara atas rangkaian kegiatan selama tiga hari, pada 13–15 Mei 2026.
Berbagai instrumen seperti perkusi dan alat musik petik turut dimainkan dalam pertunjukan tersebut. Perpaduan tata cahaya panggung dan efek asap (fog) semakin memperkuat suasana dramatis serta memberi dimensi artistik pada setiap penampilan.
Kepala Taman Budaya NTB, L. Suryadi Mulawarman, S.Sn., M.M., mengatakan bahwa pementasan ini menjadi refleksi sekaligus evaluasi dari hasil workshop seni pertunjukan musik dan tari. Melalui penampilan tersebut, tingkat pemahaman serta keseriusan peserta dalam menyerap materi dapat terlihat secara langsung.
“Sejauh mana progres dan keseriusan peserta setelah mendapatkan ilmu dan wawasan, ditampilkan malam ini,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat melahirkan seniman muda yang kreatif dan mampu menghadirkan karya-karya baru.
Suryadi menambahkan, tahun ini workshop diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk seniman yang tidak lagi berusia muda serta peserta usia muda. Melihat antusiasme tersebut, Taman Budaya NTB berencana menggelar kegiatan serupa setiap tahun dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
Harapannya, semakin banyak talenta seni musik dan tari dari NTB yang berkembang dan mampu menembus panggung nasional bahkan internasional, sejalan dengan visi Gubernur NTB dalam menjadikan sektor kebudayaan sebagai penggerak kesejahteraan dan daya saing daerah.
Workshop Seni Pertunjukan ini mengusung tema “Mengangkat Potensi Lokal ke Panggung Global” dan dibuka pada Rabu 13 Mei 2026 di Taman Budaya NTB.
Dua narasumber utama hadir dalam kegiatan ini, yakni I Wayan Ary Wijaya, S.Sn., pendiri Palawara Music Company untuk bidang seni musik, serta Dr. Alfiyanto, M.Sn., seniman tari kontemporer dari ISBI Bandung untuk bidang seni tari. Peserta workshop terdiri dari koreografer, penata musik, serta perwakilan sanggar tari di NTB.
I Wayan Ary Wijaya menyampaikan bahwa meski waktu pelatihan relatif singkat, para peserta mampu menghasilkan karya yang layak dipentaskan. Ia berharap karya-karya tersebut dapat terus dikembangkan menjadi lebih matang di masa mendatang, sekaligus memperkuat jejaring antar seniman.
Sementara itu, Dr. Alfiyanto menilai kreativitas peserta dalam bidang koreografi sangat kuat dan kolaboratif. Menurutnya, hal tersebut lahir dari proses konsentrasi dan eksplorasi ide dalam menciptakan karya tari kontemporer yang merepresentasikan kehidupan dan imajinasi para penari.
“Setiap individu dengan jiwa kontemporer memiliki imajinasi tinggi untuk terus mencari hal baru,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa SMP, SMA, hingga ibu rumah tangga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....