Dolar Tinggi Jadi Peluang Dongkrak Kunjungan Wisatawan Asing ke Lombok Tengah

  • 26 Mei 2026 07:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dinilai berdampak terhadap berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor pariwisata di Lombok Tengah. Namun di balik kondisi tersebut, tingginya nilai dolar juga dinilai menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah wisata di Lombok Tengah.

Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah mengatakan, pemerintah daerah masih akan melihat dampak riil pelemahan rupiah terhadap sektor pariwisata melalui survei yang dilakukan dinas terkait di kawasan perhotelan maupun destinasi wisata, khususnya di kawasan Mandalika.

“Dengan melemahnya rupiah tentu bagaimanapun berpengaruh terhadap sektor ekonomi, termasuk pariwisata di Lombok Tengah. Tetapi untuk melihat dampak riilnya nanti dinas terkait akan melakukan survei di pusat-pusat perhotelan maupun kawasan wisata seperti Mandalika,” ujar Nursiah Senin 25 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi dolar yang tinggi justru menguntungkan wisatawan asing karena biaya berwisata di Indonesia menjadi relatif lebih murah. Situasi tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke Lombok Tengah.

“Kalau berbicara dolar tinggi tentu ada peluang meningkatnya wisatawan ke Lombok Tengah. Momentum ini harus kita manfaatkan dengan memperkuat koordinasi bersama hotel, villa, pelaku wisata dan travel agent untuk melakukan promosi agar wisatawan datang ke Lombok Tengah di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujarnya..

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas kunjungan wisatawan di tengah kondisi ekonomi global yang belum menentu. Salah satunya dengan memperkuat promosi wisata dan memastikan kesiapan destinasi wisata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.

“Strategi kita tentu memperkuat promosi dan memastikan kesiapan destinasi wisata. Kalau kunjungan wisatawan meningkat, kita harus siap menerima mereka dengan pelayanan yang baik karena ini juga mendatangkan devisa,” ujarnya.

Selain itu, Nursiah juga menekankan pentingnya menjaga keamanan, keramahan masyarakat, serta etika pelayanan para pelaku usaha dan UMKM agar wisatawan tetap nyaman selama berada di Lombok Tengah.

“Yang paling penting keamanan tetap dijaga, keramahan masyarakat juga harus ditingkatkan. UMKM dan pelaku usaha jangan sampai aji mumpung menaikkan harga terlalu tinggi karena itu bisa membuat wisatawan kapok berbelanja atau datang kembali,” ujarnya..

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....