Satgas Pangan Polda NTB Kawal Harga Minyak Kita Tetap Stabil di Bawah HET

  • 25 Apr 2026 18:59 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Cegah praktik curang, Satgas Pangan Polda NTB terus awasi distribusi Minyak Kita
  • Harga terpantau stabil di bawah HET. Cek update terbaru harga pangan di NTB

RRI.CO.ID, Mataram - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda NTB memperketat pengawasan distribusi dan harga minyak goreng bersubsidi, "Minyak Kita", di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat. Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan stok tetap aman dan harga di tingkat pedagang tetap bersahabat bagi masyarakat.

Hingga saat ini, pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, petugas menemukan fakta menggembirakan di mana banyak pedagang ritel justru masih menjual produk tersebut di bawah harga ketentuan pemerintah.

Direktur Reskrimsus Polda NTB selaku Kasatgas Pangan NTB, Kombes Pol. FX Endriadi, SIK., melalui Kasubdit I Indagsi Kompol Moh. Nasrulloh, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan kendur dalam melakukan pengawasan.

"Hasil pemantauan kami di lapangan menunjukkan harga 'Minyak Kita' masih terjaga di bawah HET. Meski kondisi stabil, kami tetap melakukan pembinaan berkelanjutan kepada distributor hingga pedagang ritel," ungkap Kompol Nasrulloh, Jumat 24 April 2026.

Operasi pengawasan ini menyasar seluruh lini distribusi, mulai dari penyalur tingkat pertama hingga pedagang eceran. Selain melakukan pengecekan harga, tim di lapangan juga aktif memberikan edukasi kepada pelaku usaha agar tidak melakukan praktik penyelewengan yang dapat memicu kelangkaan atau kenaikan harga secara sepihak.

Kompol Nasrulloh menambahkan, peran masyarakat juga sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga ini. Ia mengimbau agar konsumen lebih cermat saat berbelanja bahan pokok bersubsidi dan segera melapor jika menemukan praktik penjualan yang tidak wajar.

"Pengawasan intensif ini adalah wujud kehadiran Polri dalam menjaga stabilitas pangan. Kami ingin masyarakat NTB mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau," ungkapnya.

Satgas Pangan Polda NTB berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga di pasar guna mencegah terjadinya spekulasi yang merugikan masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....