LPKA Lombok Tengah, Perketat Pengawasan melalui Razia dan Tes Urine Anak Binaan

  • 07 Apr 2026 16:03 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah memperketat pengawasan dengan menggelar razia dan tes urine bagi pegawai serta anak binaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus menegaskan komitmen mewujudkan lingkungan bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Zero Halinar).

Razia dan tes urine tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Bhabinkamtibmas Polsek Batukliang, Babinsa Koramil 1620-07 Batukliang, perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB, serta tim internal LPKA.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin (Wasgakin) LPKA Lombok Tengah, Jaliludin, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif dalam menjaga lingkungan pembinaan tetap kondusif.

“Razia dan tes urine ini menjadi langkah strategis untuk memastikan tidak ada peredaran barang terlarang, sekaligus bentuk komitmen kami menciptakan Zero Halinar,” ujarnya, Selasa 7 April 2026.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di sejumlah pondok hunian anak binaan, mulai dari pondok 1 hingga 7. Hasilnya, petugas tidak menemukan handphone, narkoba, maupun barang terlarang lainnya. Sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam hunian turut diamankan untuk kemudian dimusnahkan.

Selain razia, tes urine juga dilaksanakan terhadap seluruh pegawai dan anak binaan di Klinik LPKA, dengan pengawasan dari unsur TNI, Polri, dan pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat terkait pelaksanaan razia dan tes urine secara serentak di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

"Ini komitmennya kami dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, bersih, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....