107 Sekolah di Lombok Tengah, Masih Dipimpin Plt, DPRD Dorong Kaderisasi Kepsek

  • 01 Apr 2026 14:01 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Sebanyak 107 sekolah di Kabupaten Lombok Tengah hingga saat ini belum memiliki kepala sekolah definitif. Kekosongan tersebut terjadi di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), sehingga sementara waktu harus diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Kondisi ini disebabkan masih terbatasnya jumlah guru yang memenuhi syarat untuk diangkat menjadi kepala sekolah. Salah satu syarat utama adalah memiliki pangkat minimal III.C serta telah lulus pelatihan sebagai calon kepala sekolah. Di Lombok Tengah, jumlah guru dengan kualifikasi tersebut masih tergolong minim.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I DPRD Lombok Tengah, Lalu Muhamad Akhyar, meminta pemerintah daerah agar segera mengambil langkah strategis. Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini agar kekosongan kepala sekolah tidak terus berlarut.

“Pemda harus mulai menyiapkan dari sekarang. Jangan sampai kondisi ini terus terjadi, apalagi jumlah guru di Lombok Tengah sebenarnya sudah cukup banyak,” ujarnya Rabu, 1 April 2026.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu melakukan proses kaderisasi secara terencana, sehingga tersedia calon-calon kepala sekolah yang siap mengisi posisi tersebut ketika dibutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah, Lalu Idham Halid, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah awal untuk mengatasi persoalan tersebut.

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu Dinas Dikbud telah mengundang para guru di Lombok Tengah untuk mengikuti seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Proses ini dilakukan dengan menggandeng Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTB.

“Bagi guru yang lulus seleksi, nantinya akan mengikuti pelatihan selama dua bulan yang difasilitasi oleh BGTK NTB,” jelasnya.

Diharapkan melalui langkah tersebut, ke depan Lombok Tengah dapat memiliki lebih banyak kepala sekolah yang memenuhi syarat, sehingga kualitas manajemen pendidikan di setiap sekolah dapat semakin meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....