Kemenag Lombok Utara Safari Ramadan di Bayan, Serahkan Wakaf Al-Qur’an dan Bantuan

  • 26 Feb 2026 00:49 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara resmi memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi MI Miftahul Ulum Deconing School, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Selasa 24 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi pembuka agenda pembinaan keagamaan yang akan digelar di sejumlah madrasah dan masjid selama bulan suci Ramadan.

Kedatangan tim Safari Ramadan disambut hangat oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, dewan guru, serta para siswa. Suasana penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penguatan peran madrasah sebagai pusat pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

Kepala Desa Sukadana, Zul Rahman, S.Pd.I, yang juga alumni MI Miftahul Ulum, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kementerian Agama terhadap madrasah di wilayahnya. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan rasa syukur atas silaturahmi ini. Selain mempererat ukhuwah, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memajukan madrasah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara dalam sambutannya menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta memastikan pembinaan madrasah berjalan optimal.

“Niat kami adalah bersilaturahmi dengan masyarakat, terutama madrasah binaan Kementerian Agama. Pada kesempatan ini kami juga menyerahkan wakaf Al-Qur’an kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan syiar Islam,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenag Lombok Utara turut menyerahkan izin operasional Majelis Ta’lim serta bantuan pendidikan kepada MI Miftahul Ulum Deconing School Segenter. Penyerahan ini diharapkan dapat mendukung penguatan kelembagaan dan meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan Ustad Irfan. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, tidak hanya secara lahiriah tetapi juga batiniah.

Ia menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menjaga seluruh anggota tubuh dari perbuatan yang diharamkan. Bahkan, menurutnya, hati juga harus turut berpuasa.

“Para nabi dan rasul mampu menahan diri bukan hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari hal-hal yang haram, baik secara lahir maupun batin. Jika jasad berpuasa, maka hati pun harus berpuasa. Puasanya hati adalah menahan diri dari iri, dengki, riya, dan segala penyakit hati,” paparnya.

Safari Ramadan 1447 H ini direncanakan akan berlanjut ke berbagai madrasah dan masjid di wilayah Kabupaten Lombok Utara. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama berharap dapat memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan umat selama bulan suci Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....