Rambutan Lombok, Buah Lokal Favorit Musim Panen

  • 29 Jan 2026 09:51 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Rambutan menjadi salah satu buah yang mudah ditemui di Pulau Lombok saat musim panen tiba. Buah berkulit merah dengan rambut halus ini tumbuh subur di pekarangan rumah dan kebun warga, terutama di wilayah yang memiliki curah hujan cukup. Selain rasanya yang manis dan segar, rambutan juga menyimpan potensi ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dikutip dari Healthline, dari sisi gizi, rambutan mengandung vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Buah ini juga mengandung serat yang membantu pencernaan, serta mineral seperti zat besi dan kalium. Kandungan tersebut menjadikan rambutan tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Di Lombok, rambutan paling sering dikonsumsi langsung sebagai buah segar. Saat panen melimpah, rambutan kerap hadir di meja tamu, acara keluarga, hingga dijual di pinggir jalan dan pasar tradisional. Sebagian warga juga mengolahnya menjadi manisan atau campuran rujak, terutama untuk menambah variasi rasa.

Menurut data BPS NTB dan Dinas Pertanian Provinsi NTB, sebaran tanaman rambutan di Pulau Lombok cukup luas. Lombok Barat dan Lombok Tengah dikenal sebagai daerah dengan jumlah pohon rambutan yang cukup banyak, seperti di kawasan Narmada, Lingsar, Batukliang, dan Pringgarata. Sementara di Lombok Timur dan Lombok Utara, rambutan umumnya ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman buah keluarga.

Menariknya, sebagian besar rambutan di Lombok masih tumbuh secara alami tanpa perawatan intensif. Hal ini membuka peluang pengembangan rambutan sebagai buah lokal ramah lingkungan. Jika dikelola lebih baik, rambutan berpotensi dikembangkan menjadi produk olahan sederhana atau bahkan wisata petik buah musiman berbasis desa.

Dengan rasa yang disukai banyak orang dan ketersediaan yang melimpah saat musim panen, rambutan Lombok memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Tidak hanya sebagai buah konsumsi, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa dan pelestarian tanaman lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....