Tiga Desa di Kabupaten Bima Kembali Masuk KNMP

  • 05 Okt 2026 14:16 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menorehkan capaian penting di sektor kelautan dan perikanan. Daerah ini kini resmi menjadi kabupaten dengan alokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terbanyak di Provinsi NTB. Terbaru Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan tiga desa penyangga tambahan.

Tiga desa yang ditetapkan sebagai penyangga baru KNMP masing-masing Desa Piong Kecamatan Sanggar, Desa Sangiang Kecamatan Sape dan Desa Lambu Kecamatan Lambu.

Dengan tambahan itu, jumlah alokasi KNMP di Kabupaten Bima yang sebelumnya 13 desa kini bertambah menjadi 16 desa

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima, Tajudin menjelaskan bahwa penambahan tiga desa tersebut semakin memperkuat posisi Kabupaten Bima sebagai daerah dengan alokasi program Kampung Nelayan Merah Putih terbanyak di NTB.

Menurut Tajudin, ketiga desa tersebut melengkapi 13 desa yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai penerima manfaat program strategis nasional tersebut.

"Penambahan tiga desa ini melengkapi 13 desa yang sebelumnya sudah ditetapkan, sehingga total alokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Bima menjadi 16 desa," kata Tajuddin, Senin 5 Oktober 2026.

Dia menambahkan, program KNMP sendiri diharapkan menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan kawasan permukiman nelayan, infrastruktur pendukung, serta aktivitas ekonomi kelautan dan perikanan.

"Kami bersama penyedia jasa langsung melakukan langkah tindak lanjut di lapangan," ucapnya.

Tim dari perusahaan pemenang tender, PT Bintang Kencana Wangi bersama jajaran pejabat terkait dari DKP Kabupaten Bima, melakukan peninjauan teknis sekaligus sosialisasi kepada masyarakat di tiga lokasi yang baru ditetapkan.

Kata dia, tim turun langsung untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pelaksanaan program KNMP. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis di tingkat tapak sebelum pekerjaan fisik dimulai.

"Kami terus memastikan kesiapan teknis di lapangan," tegasnya.

Setelah tahapan sosialisasi dan peninjauan teknis rampung, pekerjaan konstruksi fisik di tiga lokasi tersebut dijadwalkan segera dilaksanakan oleh penyedia jasa, PT Bintang Kencana Wangi.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap pelaksanaan program KNMP tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan nelayan, memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan taraf hidup nelayan secara berkelanjutan.

Dengan bertambahnya menjadi 16 lokasi, Pemerintah Kabupaten Bima juga berharap keberadaan KNMP dapat memperkuat potensi sektor kelautan dan perikanan di berbagai wilayah pesisir Kabupaten Bima.

Selain pembangunan di masing-masing lokasi, pemerintah juga tengah mempersiapkan agenda peluncuran program secara resmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....