KDMP Langko Rampung 100 Persen, Warga Menanti Koperasi Segera Beroperasi
- 05 Agt 2026 16:35 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, telah dinyatakan rampung. Namun, koperasi yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa itu hingga kini belum dapat dipastikan kapan mulai beroperasi penuh.
Kepala Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Mawardi, mengatakan secara fisik pembangunan KDMP di wilayahnya telah selesai seluruhnya. Persoalannya kini berada pada kelengkapan sarana dan prasarana penunjang operasional koperasi.
"Kalau secara fisiknya sudah rampung seratus persen," ujar Mawardi, Rabu 5 Agustus 2026.
Menurut dia, sebagian fasilitas operasional memang telah diterima Desa Langko. Bantuan tersebut berasal dari PT Agrinas Pangan Nusantara, berupa dua unit kendaraan roda tiga dan satu unit truk roda enam.
Ketiga kendaraan tersebut nantinya digunakan untuk mendukung aktivitas operasional KDMP. Namun, sejumlah perlengkapan lain yang dibutuhkan agar koperasi dapat berjalan secara maksimal belum diterima hingga saat ini.
"Yang sudah kami terima baru kendaraan roda tiga sebanyak dua unit dan satu unit kendaraan roda enam atau truk untuk operasional KDMP. Untuk etalase dan sarana prasarana lainnya sampai sekarang belum kami terima," katanya menegaskan.
Mawardi mengakui pihaknya memperoleh informasi bahwa sejumlah desa lain sudah mulai menerima perlengkapan pendukung KDMP. Kendati demikian, Desa Langko masih menunggu kelengkapan fasilitas yang diperlukan.
Karena itu, pemerintah desa berharap proses pemenuhan sarana operasional dapat segera dituntaskan. Kepastian tersebut dinilai penting agar KDMP tidak berhenti sebagai bangunan fisik, tetapi benar-benar hadir memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
"Kapan pastinya mulai beroperasi kami belum bisa memastikan. Kami berharap PT Agrinas Pangan Nusantara segera menyelesaikan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan, sehingga KDMP bisa segera berjalan," ucapnya.
Bagi masyarakat Desa Langko, keberadaan KDMP bukan sekadar program kelembagaan ekonomi desa. Koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen yang membantu warga menghadapi berbagai persoalan ekonomi sehari-hari.
Mawardi menyebut cukup banyak aspirasi masyarakat yang menginginkan KDMP segera beroperasi. Salah satu layanan yang paling dinantikan adalah koperasi simpan pinjam dengan akses pembiayaan yang dinilai lebih terjangkau.
"Masyarakat berharap KDMP ini menjadi salah satu tumpuan untuk menyelesaikan persoalan ekonomi, terutama melalui layanan simpan pinjam dengan bunga yang rendah sehingga bisa dijangkau masyarakat," ujarnya.
Selain layanan simpan pinjam, KDMP juga diharapkan memiliki sejumlah unit usaha yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Di antaranya layanan klinik, gerai makanan, gerai sembako serta berbagai kebutuhan lainnya.
Konsep tersebut dinilai dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dasar tanpa harus menghadapi kesulitan akses, terutama ketika terjadi gangguan pasokan barang tertentu.
Mawardi menyinggung pengalaman masyarakat ketika beberapa kebutuhan pokok sempat mengalami kelangkaan, termasuk minyak goreng dan gas. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan warga berharap KDMP segera berfungsi sebagai saluran distribusi yang dapat membantu menjaga ketersediaan kebutuhan dasar.
"Harapan kami dan masyarakat, KDMP ini bisa segera berjalan sehingga menjadi penopang ekonomi masyarakat desa. Kalau sudah disalurkan melalui KDMP, masyarakat berharap persoalan seperti kelangkaan minyak goreng dan gas tidak kembali terjadi," katanya.
Ia menilai percepatan operasional menjadi hal yang penting. Sebab, semakin cepat seluruh fasilitas tersedia dan KDMP berjalan, semakin cepat pula manfaat program tersebut dapat dirasakan masyarakat Desa Langko.
"Yang paling penting sekarang bagaimana KDMP ini lebih cepat beroperasi, sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....