Delapan Kopdes di Lombok Tengah Jadi Lokasi Uji Petik Evaluasi

  • 30 Sep 2026 20:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Delapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Lombok Tengah dipilih menjadi lokasi uji petik evaluasi oleh pemerintah pusat. Evaluasi dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi sebelum proses serah terima penggunaan fasilitas kepada pemerintah daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah, Iksan, mengatakan delapan KDMP tersebut telah ditetapkan sebagai lokasi evaluasi. Pemeriksaan akan dilakukan langsung oleh tim yang ditunjuk pemerintah pusat dan dikoordinasikan Sekretaris Daerah Lombok Tengah.

"Nama-nama KDMP-nya sudah ada. Lombok Tengah ini akan dilakukan uji petik untuk delapan KDMP," kata Iksan, Rabu 30 September 2026.

Evaluasi tidak hanya melihat kondisi bangunan. Tim juga akan memeriksa kelengkapan fasilitas yang menjadi bagian dari koperasi, mulai dari bangunan, material, hingga fasilitas pendukung seperti AC, kipas angin, toko obat dan ketersediaan obat.

Menurut Iksan, evaluasi tersebut penting karena hasilnya akan dituangkan dalam berita acara yang menjadi dasar proses serah terima penggunaan KDMP dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

"Dari hasil evaluasi itu nanti kita menandatangani berita acara sebagai dokumen dasar serah terima pusat kepada pemerintah daerah atas penggunaan KDMP," ujarnya.

Saat ini, dari 154 KDMP yang dibangun di Lombok Tengah, sebanyak 28 titik telah menyelesaikan pembangunan fisik. Sementara pembangunan di lokasi lainnya masih dalam proses.

Iksan mengatakan pemerintah daerah tidak dapat melakukan intervensi terhadap seluruh proses pembangunan maupun pengelolaan KDMP karena sebagian kewenangan berada di luar pemerintah daerah.

Dukungan operasional dan sarana prasarana, misalnya, berada di bawah PT Agrinas. Karena itu, pemerintah daerah masih menunggu kepastian terkait kesiapan koperasi untuk mulai beroperasi.

"Kita tidak tahu kendalanya. Yang mengelola ini kan orang di luar pemerintah daerah. Uang operasional dan sarana prasarana dari PT Agrinas," katanya.

Ia berharap evaluasi terhadap delapan KDMP tersebut dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kesiapan koperasi, sekaligus mempercepat proses hingga KDMP dapat benar-benar beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat.

Selain evaluasi, Iksan menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah datang ke Lombok Tengah untuk melakukan pemeriksaan terhadap pembangunan KDMP.

Dengan demikian, evaluasi delapan lokasi ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan pembangunan KDMP tidak berhenti pada penyelesaian fisik, tetapi berlanjut pada kesiapan fasilitas dan operasionalnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....