Mantap, 16 Desa di Kabupaten Bima Dapat Program KNMP

  • 26 Agt 2026 15:26 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Setidaknya terdapat 16 desa pesisir di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Adapun 16 desa penerima program KNMP tersebar di empat kecamatan. Antara lain, Desa Lamere, Buncu, Sangia dan Bajo Pulau.

Kemudian Desa Kore, Sandue, Boro dan Piong. Lalu Desa Rompo, Karumbu, Sambane, Dumu, Kangga, Karampi dan Sarae Ruma. Serta Desa Lambu.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sektor kelautan dan perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, Tajuddin, mengatakan pembangunan KNMP di 16 desa penerima dijadwalkan mulai dilaksanakan pada September 2026.

Sebelum pembangunan fisik dimulai, pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Bima akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah desa penerima program.

"Untuk tahap awalnya, tim dari pusat bersama kami dari pemerintah daerah akan turun sosialisasi dulu program KNMP ini pada masyarakat di 16 desa. Kita mulai sosialisasi di Desa Lamere pada Rabu, 26 Agustus," ujar Tajuddin.

Menurut dia, sosialisasi tersebut penting dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai konsep, tujuan, serta bentuk pembangunan yang akan dilaksanakan melalui program KNMP.

Selain itu, sosialisasi menjadi bagian penting untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di masing-masing desa.

Tajuddin menjelaskan pembangunan KNMP di 16 desa tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan nilai anggaran yang berbeda-beda di setiap desa.

Alokasi anggaran diperkirakan berkisar antara Rp2 miliar hingga Rp9 miliar per desa. Besaran tersebut menyesuaikan dengan luas lahan yang telah disepakati dan disediakan oleh masing-masing desa penerima program.

"Anggarannya bervariasi, mulai Rp2 miliar sampai Rp9 miliar untuk masing-masing desa, tergantung luas lahan yang sudah disepakati dan disiapkan desa," kata dia.

Ia menyebutkan pelaksanaan pembangunan KNMP direncanakan dilakukan dalam dua hingga tiga tahap. Untuk tahap pertama, Kabupaten Bima mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp50 miliar.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan KNMP pada 16 desa penerima sesuai dengan tahapan dan paket pekerjaan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

"Untuk tahap pertamanya Pemerintah Kabupaten Bima akan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp50 miliar. Dana ini akan dipergunakan untuk kelancaran pembangunan KNMP pada 16 desa dimaksud," ucapnya.

Dalam momentum itu, Tajuddin membeberkan pembangunan fisik maupun pengadaan berbagai peralatan dalam program tersebut nantinya dilaksanakan oleh pihak ketiga yang ditetapkan pemerintah pusat melalui mekanisme tender.

"Dalam program KNMP ini nantinya ada beberapa jenis kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga selaku pemenang tender dari pusat, seperti pembangunan fisik dan pengadaan sejumlah peralatan untuk perkampungan nelayan," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....