UMKM Lokal Dukung Program MBG, UD Lapak Hijau Pasok Sayuran Hidroponik Berkualitas
- 30 Jul 2026 19:11 WIB
- Mataram
Poin Utama
- selada hidroponk
- penting sayur bebas pestisida
RRI.CO.ID, Mataram - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima manfaat, tetapi juga membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang. Salah satunya adalah UD Lapak Hijau yang dipercaya menjadi pemasok sayuran hidroponik untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Masbagik Utara 2.
Owner UD Lapak Hijau, Husnia, mengaku bersyukur usahanya dapat menjadi bagian dari Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi bukti bahwa UMKM lokal mampu menyediakan bahan pangan berkualitas dan memenuhi standar keamanan pangan yang dibutuhkan dalam penyediaan makanan bergizi.
"Kami sangat bersyukur bisa ikut terlibat sebagai pemasok kebutuhan dapur MBG di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Masbagik Utara 2. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi UMKM lokal untuk ikut berkontribusi menyukseskan program pemerintah," ujar Husnia.
Husnia menjelaskan, sayuran yang dipasok merupakan hasil budidaya hidroponik yang dipilih karena memiliki kualitas dan kebersihan yang lebih terjaga. Terlebih, sebagian besar sayuran tersebut digunakan sebagai lalapan yang dikonsumsi tanpa melalui proses pemasakan sehingga keamanan pangan menjadi perhatian utama.
"Biaya produksi hidroponik memang lebih mahal, tetapi selada yang kami hasilkan lebih aman dikonsumsi karena bebas pestisida. Apalagi digunakan sebagai lalapan yang tidak dimasak terlebih dahulu, sehingga kualitas dan kebersihan menjadi prioritas utama," katanya.
Menurut Husnia, salah satu manfaat terbesar dari kemitraan dengan dapur MBG adalah adanya kepastian harga dan kepastian penyerapan hasil panen. Dengan adanya pasar yang jelas, petani dapat menyusun rencana produksi secara lebih baik tanpa harus khawatir menghadapi fluktuasi harga yang sering terjadi di pasaran.

Ia menilai sistem kemitraan seperti ini memberikan rasa aman bagi pelaku UMKM pertanian untuk terus mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan petani, kepastian pasar juga mendorong lahirnya semangat untuk meningkatkan kualitas hasil produksi agar tetap memenuhi kebutuhan Program MBG.
Lebih lanjut, Husnia berharap semakin banyak petani muda yang tertarik mengembangkan pertanian modern, khususnya budidaya hidroponik. Menurutnya, hadirnya Program MBG membuka peluang pasar yang menjanjikan sehingga dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
"Selama ini banyak yang ingin bertani, tetapi masih ragu karena belum memiliki kepastian pasar. Dengan adanya Program MBG, petani memiliki peluang untuk berkembang karena hasil panennya memiliki pasar yang jelas. Semoga semakin banyak anak muda yang berani memulai usaha di bidang pertanian," ungkapnya.
Melalui keterlibatan UD Lapak Hijau sebagai pemasok sayuran hidroponik, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah. Kolaborasi antara pemerintah dan UMKM lokal menjadi langkah nyata dalam menciptakan ketahanan pangan, memperkuat usaha pertanian, serta mendorong tumbuhnya wirausaha baru di sektor hortikultura.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....