Sejumlah Item Mayor KNMP Sangoro Belum Tuntas
- 24 Jun 2026 15:06 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa – Sejumlah pekerjaan mayor dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Labuhan Sangoro, Kecamatan Maronge, Kabupaten Sumbawa, belum tuntas sesuai jadwal awal. Kondisi tersebut terjadi, setelah adanya perubahan desain dan penambahan pekerjaan yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Sehingga pelaksanaan proyek mendapat perpanjangan waktu hingga 5 Agustus 2026.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, S.Pi., M.T., mengatakan progres pembangunan KNMP Labuhan Sangoro saat ini telah mencapai 64,5 persen. Sebelumnya, proyek tersebut ditargetkan rampung pada 26 Juni 2026.
“Pembangunannya diperpanjang. Saat ini progresnya sudah mencapai 64,5 persen. Jadwal awal selesai pada 26 Juni 2026, namun diberikan perpanjangan waktu sampai 5 Agustus 2026,” ujar Dayat, akrabnya disapa, Rabu 24 Juni 2026.
Menurut Dayat, perpanjangan waktu diberikan karena adanya desain ulang terhadap sejumlah pekerjaan utama, serta penambahan pekerjaan dari KKP RI. Ia menjelaskan bahwa perubahan desain dalam proyek konstruksi merupakan hal yang lazim terjadi, terutama untuk menyesuaikan kondisi lapangan.
“Perpanjangan dilakukan karena ada desain ulang pekerjaan mayor dan penambahan pekerjaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Desain ulang biasanya memang selalu ada, umumnya berkaitan dengan kondisi topografi di lapangan. Secara teknis maupun aturan, hal itu dimungkinkan untuk dilakukan,” jelasnya.
Ia menegaskan, selama masa perpanjangan tersebut, kontraktor pelaksana tidak dikenakan denda. Karena perubahan pekerjaan berasal dari kebijakan dan kebutuhan penyesuaian desain. Namun, apabila hingga batas waktu yang telah ditetapkan, pekerjaan belum juga diselesaikan, maka sanksi sesuai ketentuan akan diberlakukan.
“Dalam masa perpanjangan ini tidak ada denda bagi kontraktor. Tetapi jika sampai 5 Agustus 2026 pekerjaan belum selesai, maka akan dikenakan denda sesuai aturan yang berlaku,” tegas Dayat.
Adapun pekerjaan mayor yang masih menjadi fokus penyelesaian meliputi pembangunan cold storage, pabrik es, serta jalan kawasan. Meski demikian, Dayat mengaku optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, setelah melihat perkembangan pekerjaan di lapangan.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan konsultan pengawas, pelaksanaan pembangunan dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan kemajuan yang cukup baik.
“Dari hasil komunikasi kami dengan konsultan di lapangan, pekerjaan sudah mulai bagus. Kami berharap progresnya terus meningkat sehingga target penyelesaian pada masa perpanjangan bisa tercapai,” katanya.
Dayat juga mengungkapkan, bahwa hingga saat ini Kabupaten Sumbawa telah memiliki dua lokasi KNMP yang dibangun pemerintah. Sementara itu, daerah tersebut sebelumnya mengusulkan delapan lokasi KNMP untuk mendapatkan program serupa.
Dari jumlah usulan tersebut, enam lokasi telah dinyatakan memenuhi persyaratan. Namun demikian, pemerintah daerah masih menunggu penetapan resmi dari pemerintah pusat.
“Kami mengusulkan delapan KNMP. Sejauh ini enam lokasi sudah dinyatakan memenuhi syarat, hanya saja penetapannya belum kami terima. Kami yakin dalam waktu dekat penetapan tersebut akan dilakukan,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....