Belum Ada Moratorium Pembangunan SPPG di Sumbawa

  • 09 Jun 2026 16:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya moratorium atau penghentian sementara izin pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru, pasca pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga saat ini, belum ada pemberitahuan resmi dari BGN terkait kebijakan tersebut.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi mengenai adanya moratorium pembangunan SPPG baru. Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan dengan Koordinator Wilayah (Korwil) MBG, belum ada arahan ataupun kebijakan resmi yang menyebutkan penghentian sementara proses pembangunan maupun pengajuan SPPG.

“Sejauh ini belum ada informasi resmi terkait moratorium izin pembangunan SPPG baru. Berdasarkan koordinasi dengan Korwil MBG, kami juga belum menerima informasi resmi mengenai hal tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Selasa 9 Juni 2026.

Menurutnya, mekanisme koordinasi program MBG berada di bawah kendali BGN melalui Kepala Regional, Koordinator Wilayah, hingga Koordinator Kecamatan. Sementara Satgas MBG di daerah memiliki fungsi utama melakukan pemantauan dan memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan BGN juga dilakukan melalui Korwil MBG. Karena itu, setiap kebijakan strategis, termasuk terkait pembangunan SPPG baru, akan disampaikan secara resmi melalui jalur koordinasi tersebut.

“Untuk urusan MBG, Korwil yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui Satgas MBG. Jadi apabila ada kebijakan baru dari BGN, tentu akan disampaikan melalui mekanisme resmi,” katanya.

Budi menambahkan, hingga saat ini pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sumbawa masih berjalan normal tanpa adanya perubahan kebijakan di lapangan. Sebanyak 27 unit SPPG tercatat telah beroperasi dan melayani penerima manfaat di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, usulan maupun proses pembangunan SPPG baru tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh rencana pembangunan telah dilaporkan melalui Korwil BGN dan saat ini tinggal menunggu tahapan koordinasi lebih lanjut dengan para pihak terkait.

“Untuk pembangunan SPPG baru, semuanya sudah dilaporkan melalui Korwil BGN. Selanjutnya akan dilakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melihat perkembangan pelaksanaan Program MBG,” jelasnya.

Hingga kini, lanjut Budi, fokus pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Sumbawa tetap diarahkan pada optimalisasi layanan di SPPG yang telah beroperasi. Serta persiapan pengembangan layanan sesuai kebutuhan dan arahan pemerintah pusat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....