Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Lombok Timur Perkuat Deteksi Dini Penyakit
- 30 Mei 2026 11:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus dimasifkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Kesehatan setempat. Tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan kesehatan, petugas kesehatan kini aktif turun langsung ke tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan jemput bola di desa-desa, sekolah, pusat keramaian, hingga kegiatan pelayanan terpadu masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Di tengah masih rendahnya kebiasaan masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan dini, program CKG dinilai menjadi salah satu solusi untuk mendeteksi potensi penyakit sejak awal sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, mengatakan program cek kesehatan gratis merupakan bagian dari program nasional yang saat ini terus diperkuat pelaksanaannya di daerah, termasuk di Lombok Timur.
“Program ini bukan hanya pelayanan kesehatan biasa, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini,” ujarnya Jumat, 29 Mei 2026.
Menurutnya, program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya pemeriksaan. Selain itu, masyarakat juga mulai memahami pentingnya mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
“Selama ini masih banyak masyarakat yang datang berobat ketika penyakit sudah cukup parah. Melalui cek kesehatan gratis, kita ingin masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan juga bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.
Dinas Kesehatan Lombok Timur menilai deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, hingga gangguan kesehatan lainnya yang kerap terlambat diketahui masyarakat. Melalui pemeriksaan gratis, masyarakat dapat segera mengetahui kondisi kesehatannya dan mendapatkan tindak lanjut apabila ditemukan risiko penyakit tertentu.
Untuk memperluas cakupan pelayanan, Dinas Kesehatan tidak hanya mengandalkan pelayanan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya. Strategi jemput bola dilakukan agar layanan kesehatan bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas, terutama warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan atau yang selama ini jarang melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Kita tidak bisa hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Karena itu petugas harus aktif turun langsung ke lapangan agar layanan kesehatan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat,” jelasnya.
Pendekatan tersebut dinilai cukup efektif. Hingga triwulan ke 2 berjalan, capaian program cek kesehatan gratis di Lombok Timur disebut telah 20 persen dari target 46 persen target yang ditetapkan. Kondisi itu menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan rutin.
Selain masyarakat yang dilayani melalui kegiatan jemput bola, tidak sedikit warga yang kini datang secara mandiri ke fasilitas kesehatan untuk memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis. Hal itu menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dan deteksi dini penyakit mulai tumbuh.
Meski demikian, Dinas Kesehatan Lombok Timur mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di lapangan. Berbagai masukan dari masyarakat terkait kualitas pelayanan disebut tetap menjadi perhatian untuk bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.
“Kita terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan di lapangan. Harapannya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang semakin cepat, ramah, dan profesional,” lanjut Aries.
Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan tenaga penunjang lainnya. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal.
Bagi masyarakat, program cek kesehatan gratis tidak hanya membantu dari sisi biaya, tetapi juga memberikan rasa aman karena kondisi kesehatan dapat dipantau secara berkala. Salah seorang warga, Andayani, menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang selama ini jarang melakukan pemeriksaan kesehatan karena terkendala biaya maupun keterbatasan akses pelayanan.
“Program seperti ini sangat membantu kami masyarakat kecil. Jadi kami bisa tahu kondisi kesehatan tanpa harus takut biaya pemeriksaan,” ujarnya.
Menurutnya, melalui program cek kesehatan gratis masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat segera melakukan penanganan apabila ditemukan gangguan kesehatan tertentu. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan rutin.
“Petugas juga memberikan penjelasan tentang pola hidup sehat dan pentingnya pemeriksaan rutin. Jadi kami merasa lebih sadar untuk menjaga kesehatan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pelayanan petugas kesehatan yang dinilai cukup baik selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Program seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat hingga ke pelosok desa.
Program cek kesehatan gratis sendiri kini menjadi salah satu layanan yang paling diminati masyarakat di Lombok Timur. Selain mudah diakses, layanan tersebut dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan tidak harus menunggu sakit terlebih dahulu.
Melalui langkah jemput bola yang terus dimasifkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap budaya pemeriksaan kesehatan rutin dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, berbagai risiko penyakit dapat dicegah lebih awal dan kualitas kesehatan masyarakat Lombok Timur dapat terus meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....