Koperasi Merah Putih Mataram Sudah Gerakkan Ekonomi Warga

  • 04 Mei 2026 18:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Mataram menunjukkan progres signifikan. Seluruh koperasi di tingkat kelurahan kini telah beroperasi aktif, meskipun sebagian besar masih memanfaatkan fasilitas sementara karena pembangunan gerai fisik belum sepenuhnya rampung.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Mataram, Jimmy Nelwan, mengungkapkan bahwa keberadaan koperasi tersebut mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Semuanya sudah beroperasi. Bahkan ada yang modalnya sudah cukup besar, seperti di Ampenan Utara yang mencapai Rp75 juta. Kelurahan lain seperti Jempong Baru dan Dasan Cermen juga sudah berjalan,” ujarnya, Senin 4 Mei 2026.

Ia menjelaskan, operasional koperasi tetap berjalan meski pembangunan fisik gerai rata-rata baru mencapai sekitar 50 persen. Untuk sementara, pengurus koperasi memanfaatkan ruang di kantor kelurahan berdasarkan kesepakatan dengan pihak setempat.

“Progres fisik memang belum ada yang 100 persen, rata-rata masih 50 persen. Tapi itu tidak menghambat operasional karena mereka bisa menggunakan fasilitas di kelurahan,” jelasnya.

Menurut Jimmy, berdasarkan regulasi dari pemerintah pusat, Kota Mataram ditargetkan memiliki lima gerai utama KDKMP yang akan diselesaikan secara bertahap hingga periode 2025–2030.

Selain pembangunan infrastruktur, penguatan permodalan juga menjadi perhatian. Pemkot Mataram tengah mengupayakan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dan dukungan dari BUMN perbankan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa koperasi harus memenuhi persyaratan tertentu sebelum mendapatkan tambahan modal.

“Mereka harus beroperasi minimal dua tahun. Setelah itu baru bisa mendapatkan penyertaan modal, dan bentuknya bukan uang tunai, melainkan barang yang disuplai oleh mitra,” ucapnya.

Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga terus dilakukan melalui pelatihan intensif bagi para pengurus koperasi, terutama dalam aspek manajemen usaha dan strategi pemasaran.

“Kami fokus pada percepatan pemahaman bisnis dan branding agar koperasi ini benar-benar mampu berkembang dan dikenal luas,” tambahnya.

Capaian tersebut turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi NTB. Kota Mataram dinilai sebagai daerah dengan pengelolaan Koperasi Kelurahan Merah Putih terbaik dibandingkan kabupaten/kota lainnya, baik dari sisi struktur kepengurusan maupun pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

“Penilaian provinsi menunjukkan kita yang terbaik. Ini karena seluruh proses, mulai dari kepengurusan hingga RAT, sudah berjalan sesuai regulasi,” ujar Jimmy.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....