Stok Pangan Dompu Aman, Produksi Beras Surplus 41 Persen

  • 04 Mei 2026 10:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memastikan ketersediaan stok pangan, khususnya beras, dalam kondisi sangat mencukupi. Bahkan, berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, produksi beras daerah ini mengalami surplus hingga 41 persen.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Dompu, Mauliddin, mengatakan, kondisi tersebut menjadi indikator kuat ketahanan pangan di Kabupaten Dompu yang relatif aman.

“Elnino belum berdampak pada sektor angka ,” ujarnya, Senin, 4 Mei 2026.

Meski demikian, ia mengakui bahwa sebagian kebutuhan bahan pokok lainnya masih didatangkan dari luar daerah.

Untuk itu, pihaknya mendorong pengelola SPPG agar lebih memanfaatkan hasil produksi lokal guna mendukung perputaran ekonomi daerah.

Menurut Mauliddin, potensi lokal di Dompu cukup besar, terlebih hampir seluruh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah tersebut telah berjalan optimal. Kondisi ini membuka peluang kerja sama antara pengelola SPPG dengan BUMDes dalam memasok berbagai kebutuhan pangan.

“BUMDes kita sudah banyak yang aktif dan produktif. Ini bisa menjadi mitra strategis dalam penyediaan bahan pangan untuk SPPG,” jelasnya.

Ia menambahkan, semangat utama dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya sebatas pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Ruh dari MBG adalah bagaimana menggerakkan UMKM dan pelaku usaha kecil menengah agar ikut tumbuh dan berkembang,” katanya.

Sejak awal, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan TNI dari Kodim 1614 Dompu, sudah melakukan pemetaan potensi untuk pemasok kebutuhan MBG.

Kelompok tani, peternak dan pelaku UMKM, sudah masuk daftar sehingga pengelolaan SPPG, bisa bekerja sama dengan pelaku usaha di bidang dang masing-masing.

Namun, di Kabupaten Dompu pengelola SPPG, sepertinya enggan melakukan kerjasama dengan BUMDes dan kelompok petani dan peternak di Kabupaten Dompu.

Namun, pengelola SPPG masih manfaatkan pasar tradisional, untuk pemenuhan kebutuhan SPPGnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....