Regenerasi Petani Dengan Mekaniasi Pertanian

  • 23 Jul 2026 09:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Luasnya areal pertanian yang didukung peningkatan produktivitas menjadikan produksi pangan, khususnya gabah dan beras, mengalami surplus hingga 41 persen.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Syahrul Ramadhan, mengatakan perkembangan mekanisasi pertanian menjadi salah satu faktor utama yang mendorong minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

Menurutnya, penggunaan alat dan mesin pertanian modern telah mengubah pandangan bahwa bertani hanya identik dengan pekerjaan yang berat dan diminati oleh kalangan usia lanjut.

"Penggunaan alat modern mulai dari pengolahan lahan, penanaman hingga panen membuat sektor pertanian menjadi lebih efisien dan menarik bagi generasi muda," ujarnya, Kamis, 23 Juli 2026.

Syahrul menjelaskan, sekitar satu dekade lalu sebagian besar anak muda di Dompu enggan menekuni dunia pertanian karena sistem budidaya yang masih dilakukan secara konvensional. Kini, kondisi tersebut mulai berubah seiring masifnya penggunaan mekanisasi pertanian.

Meski diakui sektor pertanian masih menjadi pilihan kedua bagi sebagian generasi muda, Syahrul menilai kondisi tersebut merupakan perkembangan yang positif. Tren keterlibatan anak muda di sektor pertanian terus meningkat dari tahun ke tahun.

Untuk mempercepat regenerasi petani, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu juga mendorong keterlibatan generasi muda sebagai pengurus kelompok tani. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan petani-petani yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi pertanian.

"Generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Karena itu kami ingin mereka tidak hanya menjadi petani, tetapi juga menjadi penggerak kelompok tani agar pertanian Dompu semakin maju," katanya.

Ia optimistis, dalam lima tahun mendatang sektor pertanian Dompu akan berkembang lebih pesat apabila regenerasi petani berjalan seiring dengan pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern.

Dengan dukungan mekanisasi, sumber daya manusia yang semakin berkualitas, serta luasnya lahan pertanian produktif, Kabupaten Dompu diyakini akan semakin kokoh sebagai salah satu lumbung pangan sekaligus daerah penyumbang utama kebutuhan pangan nasional.

Surplus produksi beras yang telah mencapai sekitar 41 persen menjadi indikator bahwa sektor pertanian Dompu terus menunjukkan kinerja yang positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....