Koperasi Merah Putih Diharapkan Bersinergi dengan BUMDes di Lombok Timur

  • 28 Mar 2026 14:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, - Lombok Timur - Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lombok Timur diharapkan dapat bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah lebih dulu eksis. Kedua lembaga tersebut tidak untuk saling bersaing, melainkan berjalan berdampingan dalam memperkuat ekonomi desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lombok Timur, Hambali, mengungkapkan bahwa saat ini BUMDes telah memiliki kapasitas permodalan yang cukup besar, yakni berkisar antara Rp280 juta hingga Rp300 juta per desa. Sementara itu, Koperasi Merah Putih yang tengah disiapkan juga dinilai memiliki prospek bisnis yang menjanjikan ke depan.

“Nanti bukan bersaing, tapi bisa berdampingan. Keduanya memiliki peran masing-masing dalam menggerakkan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya Sabtu, 28 Maret 2026.

Hambali menjelaskan, salah satu persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah ketersediaan lahan untuk pembangunan koperasi di sejumlah desa.Ia menegaskan pihaknya tidak berperan dalam aspek teknis pembangunan, melainkan hadir untuk mencarikan solusi atas permasalahan yang dihadapi desa, termasuk jika tidak tersedia lokasi pembangunan koperasi.

“Sementara ini, kendala utama di beberapa desa adalah lahan. Ada yang belum clear karena masalah luasan, penimbunan, atau memang belum tersedia tanah,” jelasnya.

Untuk tahap awal, pembangunan Koperasi Merah Putih akan difokuskan pada desa-desa yang lahannya telah siap dan tidak bermasalah. Sementara itu, desa yang masih menghadapi kendala akan masuk dalam tahap evaluasi berikutnya.

Dari total 254 desa dan kelurahan yang telah terdata dalam portal, sekitar 70 desa saat ini sudah memasuki tahap pembangunan Koperasi Merah Putih. Sementara sisanya masih menghadapi berbagai kendala yang tengah coba diurai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....