Kopdes Merah Putih Samili di Tente Diharapkan jadi Pusat Distribusi Bapok

  • 04 Mar 2026 00:03 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mendorong penguatan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Samili di Tente, Kabupaten Bima, sebagai pusat distribusi bahan pokok (bapok) sekaligus motor penggerak ekonomi desa. Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan, Selasa, 3 Maret 2026.

Koperasi yang berdiri sejak Mei 2025 itu kini memiliki 600 anggota. Unit usaha yang telah berjalan meliputi distribusi beras bermitra dengan penggilingan padi di desa serta penyaluran pupuk sekitar 10 hingga 15 sak per periode distribusi.

Iqbal menegaskan, koperasi desa tidak boleh berhenti sebagai lembaga sosial. Menurutnya, koperasi harus bertransformasi menjadi unit usaha yang kuat dan profesional agar perputaran ekonomi terjadi di tingkat desa.

“Koperasi ini harus menjadi unit usaha yang kuat, bukan sekadar lembaga sosial. Kita ingin distribusi kebutuhan pokok dikuasai koperasi desa agar ekonomi berputar di desa,” kata Iqbal.

Untuk memperkuat tata kelola distribusi, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur suplai bahan pokok melalui KDMP secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Regulasi tersebut diharapkan memberi kepastian pola distribusi sekaligus memperluas jejaring koperasi.

Dari sisi infrastruktur, Iqbal menyatakan pembangunan gerai koperasi dapat dibantu TNI apabila terdapat kendala teknis di lapangan. Jika koperasi belum memiliki lahan minimal 10 are, alternatif lokasi bisa memanfaatkan lahan SMA atau SMK setempat melalui koordinasi lanjutan dengan pihak terkait.

Adapun dari aspek permodalan, KDMP didorong memanfaatkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTB dengan bunga 5,7 persen. Mulai Juni mendatang, bunga tersebut akan disubsidi oleh Pemerintah Provinsi NTB.

“Silakan manfaatkan KUR Bank NTB dengan bunga 5,7 persen. Mulai Juni, bunganya akan kita subsidi. Koperasi tinggal menyusun kerangka bisnisnya dengan baik agar usaha ini benar-benar berjalan dan berkembang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....