21 Dapur MBG di NTB Disetop Sementara

  • 13 Feb 2026 16:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak 21 dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Barat dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Penghentian dilakukan menyusul temuan sejumlah pelanggaran, termasuk peristiwa keracunan dan persoalan administratif.

Ketua Satuan Tugas MBG NTB, Fathul Gani, mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai langkah evaluasi sekaligus peringatan keras kepada pengelola dapur. “Ada yang status kepemilikan tanahnya bermasalah, ada juga kasus menonjol seperti keracunan,” ujar Gani saat ditemui di sela rapat evaluasi MBG, Jumat, 13 Februari 2026.

Menurut Gani, dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gratis (SPPG) yang disetop akan diberi waktu tujuh hari untuk melakukan pembenahan. Jika dalam masa tersebut tidak ada perbaikan signifikan, penghentian sementara bisa berujung pada penutupan permanen.

“Kita beri waktu tujuh hari. Bisa dilanjutkan operasionalnya, bisa juga diberhentikan secara permanen, tergantung hasil evaluasi,” kata Gani, yang juga menjabat Asisten I Setda NTB.

Adapun sebaran dapur yang dihentikan sementara meliputi empat unit di Kabupaten Lombok Timur; masing-masing satu unit di Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Barat; tiga unit di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu; empat unit di Kabupaten Bima; dua unit di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Lombok Utara; serta satu unit di Kota Mataram. Sementara itu, tidak ada dapur SPPG di Kota Bima yang terkena penghentian.

Secara keseluruhan, saat ini terdapat 706 dapur SPPG di NTB. Dari jumlah tersebut, 592 unit telah beroperasi melayani penerima manfaat, 114 unit belum aktif melayani, dan 21 unit tengah menjalani penghentian sementara.

Gani menegaskan, langkah tegas ini diambil untuk memastikan program MBG berjalan sesuai standar dan tidak membahayakan sasaran utama, yakni anak-anak usia sekolah. “Intinya tidak usah main-main. Ini sasarannya generasi kita anak didik TK, SD, SMP, sampai SMA,” ujar mantan Kepala Satpol PP NTB itu.

Meski puluhan dapur disetop sementara, Gani memastikan layanan MBG tetap berjalan. Distribusi makanan, kata dia, dialihkan sementara ke dapur SPPG terdekat agar penerima manfaat tidak terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....