SPPG Program MBP di Dompu Masih Terbatas
- 20 Jan 2026 12:56 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, hingga kini masih menghadapi keterbatasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini, di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, baru berdiri sebanyak 17 SPPG yang tersebar di sejumlah wilayah.
Jumlah tersebut dinilai masih belum mencukupi untuk menjangkau seluruh sekolah, mengingat program MBG telah berjalan selama satu tahun sejak diluncurkan pada akhir Januari 2025.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, mengakui keterbatasan jumlah SPPG berdampak pada belum meratanya penerima manfaat program MBG di daerahnya. Kondisi ini menyebabkan masih ada sekolah yang belum dapat menikmati layanan makan bergizi gratis.
“Artinya, sampai saat ini belum seluruh sekolah di Kabupaten Dompu terlayani program Makan Bergizi Gratis,” ujar Bambang Firdaus, Selasa 20 Januari 2026.
Bupati menegaskan, keterbatasan tersebut harus disikapi dengan kesiapan yang matang dari para pengelola SPPG.
Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi hal utama, terutama dalam memastikan pemenuhan gizi yang sesuai standar serta aspek kebersihan dan keamanan pangan.
Pengelola SPPG harus benar-benar mempersiapkan pelaksanaan program ini secara matang, termasuk bagaimana menghindari kesalahan dalam pemenuhan gizi, baik dari sisi higienitas makanan maupun potensi terjadinya keracunan.
“Ini juga berlaku bagi SPPG yang sudah beroperasi,” ujarnya.
Pemkab Dompu berharap, ke depan jumlah SPPG dapat terus bertambah seiring penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau seluruh sekolah dan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi peserta didik di Kabupaten Dompu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....