Penumpang DAMRI Mataram saat Mudik Lebaran 2026 Menurun, Cuaca Jadi Faktor

  • 17 Mar 2026 14:11 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Perum DAMRI Cabang Mataram mencatat adanya penurunan jumlah penumpang selama arus mudik Lebaran 2026 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat hingga bencana alam di sejumlah wilayah menjadi faktor utama berkurangnya mobilitas masyarakat.

General Manager Perum DAMRI Cabang Mataram, Zuryani, mengatakan operasional angkutan selama periode mudik tetap berjalan normal, meski terjadi kenaikan penumpang dari hari biasa.

“Untuk arus mudik, DAMRI tetap beroperasi seperti biasa. Memang ada peningkatan dibanding hari normal, tetapi tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026 di Mataram.

Ia menjelaskan, biasanya lonjakan penumpang sudah terlihat signifikan sekitar sepekan sebelum Hari Raya. Namun tahun ini, kondisi tersebut tidak terjadi.

“Biasanya satu minggu sebelum Lebaran sudah sangat padat, tapi sekarang terlihat cukup sepi. Ini dipengaruhi cuaca yang kurang bersahabat,” katanya.

Selain faktor cuaca, Zuryani menyebut bencana seperti banjir dan longsor di sejumlah daerah tujuan, khususnya wilayah Sumbawa dan Bima, turut berdampak pada penurunan jumlah penumpang.

“Beberapa wilayah tujuan operasional kami terdampak longsor dan banjir, sehingga masyarakat menunda perjalanan,” jelasnya.

DAMRI Mataram sendiri melayani sejumlah segmen angkutan, mulai dari angkutan kota dalam provinsi (AKDP) yang bersifat komersial hingga angkutan perintis untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Selain itu, tersedia juga layanan menuju bandara dari kawasan Senggigi.

Meski terjadi penurunan, DAMRI tetap menyiapkan armada untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat. Namun jumlah penambahan armada tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau dulu satu trayek bisa sampai empat atau lima bus tambahan, sekarang paling banyak dua bus saja,” ungkapnya.

Secara total, DAMRI Cabang Mataram memiliki sekitar 80 unit armada, dengan sekitar 40 unit di antaranya beroperasi aktif melayani penumpang di berbagai rute.

Zuryani juga mengakui, penurunan jumlah penumpang turut dipengaruhi meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi serta bertambahnya perusahaan otobus (PO) yang melayani rute serupa.

“Sekarang masyarakat, terutama anak muda, lebih memilih kendaraan pribadi seperti sepeda motor. Selain itu, banyaknya PO juga menjadi faktor persaingan,” katanya.

Meski demikian, DAMRI tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan sebagai keunggulan layanan. Seluruh armada menjalani perawatan rutin dan dilengkapi asuransi bagi penumpang.

“Kami mengutamakan keselamatan. Semua unit menjalani maintenance rutin, dan penumpang juga dilindungi asuransi,” ujarnya.

Terkait tarif, DAMRI memastikan tidak ada kenaikan signifikan selama musim mudik tahun ini, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.

“Kami tidak menaikkan tarif secara signifikan, karena melihat kondisi masyarakat saat ini,” kata Zuryani.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Ia berharap berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dapat terus mendukung kelancaran arus mudik agar masyarakat dapat merayakan Lebaran bersama keluarga dengan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....