Melestarikan Budaya Melalui Usaha Noken Rajutan Papua
- 08 Mar 2026 06:11 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID-Manokwari- Usaha rajutan noken Papua menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya sekaligus sumber penghasilan bagi masyarakat di Papua. Noken merupakan tas tradisional khas Papua yang dibuat dengan cara dirajut dari serat kulit kayu, batang anggrek, atau bahan alam lainnya. Tas ini biasanya digunakan untuk membawa hasil kebun, barang dagangan, bahkan menggendong bayi.
Di berbagai daerah di Papua , banyak mama-mama Papua yang menekuni kerajinan noken sebagai usaha rumahan salah satunya ibu Hana Pakage, dengan keterampilan yang diwariskan secara turun-temurun, ibu Hana membuat berbagai jenis noken dengan motif dan ukuran yang berbeda. Selain digunakan dalam kehidupan sehari-hari, noken kini juga menjadi produk kerajinan yang diminati wisatawan sebagai cenderamata khas Papua.
Kerajinan noken memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Bahkan, noken telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia. Pengakuan tersebut memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha kerajinan noken karena semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk membeli dan mempromosikan produk
Ibu Hana Pakage owner "mama pu noken" merintis usaha rajutan noken papua sejak tahun 2007 sejak masuk kuliah ,ia terdorong mememulai usaha ini karena tuntutan tugas tugas kuliah dari usaha ini ibu hana dapat memenuhi kebutuhan kuliahnya hingga selesai kuliah, dari usaha penjualan noken rajutan ini juga ibu hana bisa menbangun rumah dan membiayai sekolah anak dan kebutuhan rumah tangga lainnya,
walau pun tidak memiliki tempat khusus untuk menjual noken hasil rajutannya ini, namun ibu Hana tetap semangat menjalankan usaha noken ranjutan nya dan Ia pun sudah mendapat banyak pesanan dari luar papua. Selain bernilai budaya, usaha rajutan noken juga memiliki potensi ekonomi yang besar.
Kerajinan ini dapat membuka lapangan pekerjaan, ibu hana juga merangkul beberapa mama-mama Papua untuk belajar merajut dan menjual hasil rajutan mereka untuk meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendorong berkembangnya ekonomi kreatif di Tanah Papua. Ia menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah daerah yang juga terus mendorong penggunaan dan pemasaran noken agar para pengrajin dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.
Dengan berkembangnya usaha ini ibu Hana berharap selain mendapat manfaat ekonominya tetapi juga dapat, menjadi salah satu cara untuk melestsrikan budaya papua , ia berharap generasi muda saat ini harus tetap menjaga kekayaan budaya kita salah satunya noken papua.