Langkah Praktis Membangun Dana Darurat bagi Pekerja Muda
- 14 Nov 2025 13:10 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Memiliki dana darurat adalah salah satu fondasi keuangan yang sangat penting, terutama bagi pekerja muda yang sedang membangun karier dan kehidupan mandiri. Dilansir dari Prudential Indonesia, dana darurat memberikan perlindungan finansial dari kejadian tak terduga seperti kehilangan pekerjaan atau kecelakaan. Untuk membangunnya secara efektif, berikut langkah‑langkah praktis yang bisa Anda terapkan.
Pertama, hitung dulu berapa jumlah dana darurat yang Anda butuhkan. Dilansir dari Manulife Indonesia, misalnya jika pengeluaran bulanan Anda sebesar Rp4 juta, untuk status lajang idealnya 3‑6 kali pengeluaran per bulan; untuk menikah tanpa anak bisa 9 kali, dan menikah dengan anak bisa hingga 12 kali pengeluaran bulanan. Langkah ini membantu menentukan target yang realistis sesuai kondisi Anda.
Kedua, sisihkan secara rutin sebagian penghasilan Anda ke dalam tabungan dana darurat. Menurut artikel dari Hokibank, Anda bisa mulai dengan menentukan persentase tetap dari gaji misalnya 10 % atau lebih dan tabungan tersebut dimasukkan ke rekening khusus agar tidak tercampur dengan uang operasional harian.
Ketiga, pilih instrumen penyimpanan yang aman dan mudah dicairkan. Dana darurat dapat disimpan dalam instrumen likuid dan rendah risiko, seperti tabungan khusus, deposito singkat, atau reksa dana pasar uang bukan aset yang sulit dicairkan atau tinggi risikonya.
Keempat, disiplin dalam penggunaan dana darurat: bukan untuk belanja konsumtif atau keinginan sesaat. Dilansir dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, dana darurat sebaiknya hanya digunakan untuk situasi darurat seperti penyakit mendadak, kehilangan pekerjaan atau peristiwa tak terduga lainnya.
Terakhir, lakukan evaluasi secara berkala terhadap jumlah dana darurat Anda misalnya setiap 6 bulan atau saat terjadi perubahan kondisi keuangan, pekerjaan atau tanggungan keluarga. Lingkungan keuangan yang berubah menuntut agar target dana darurat Anda disesuaikan.
Dengan menerapkan langkah‑langkah ini menghitung kebutuhan, menyisihkan secara rutin, memilih instrumen yang tepat, menggunakan secara disiplin, dan mengevaluasi secara berkala sebagai pekerja muda Anda bisa membangun dana darurat yang kuat. Dana ini kemudian akan memberikan rasa aman finansial dan menjadi pijakan untuk membangun keuangan yang lebih mapan ke depan.