Pesantren Kilat Ramadhan Baitul Amin Diikuti Ratusan Siswa
- 08 Mar 2026 02:43 WIB
- Manokwari
Video
RRI.CO.ID, Bintuni – Ketakmiran Masjid Baitul Amin Kampung Banjar Ausoy (SP 4), Distrik Manimeri, menggelar kegiatan pesantren kilat bagi siswa tingkat SD hingga SMA. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, mulai 1 hingga 8 Maret 2026, di Masjid Baitul Amin SP 4.
Sejak hari pertama, para santri mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang dimulai pukul 14.00 WIT. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Tarawih berjamaah. Meski tidak menginap di lokasi kegiatan, para peserta tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Ketua Amaliyah Ramadan Ketakmiran Masjid Baitul Amin, Sulaiman Rumokas, mengatakan pesantren kilat ini diikuti lebih dari 130 siswa yang dibagi dalam dua kelompok belajar. Di akhir kegiatan, panitia akan menggelar berbagai perlombaan bagi siswa TK dan PAUD, seperti lomba cerdas cermat, dai cilik, tartil, tahfiz, dan kaligrafi.
“Materi yang diberikan meliputi salat, zakat, dan puasa. Materi itu sangat penting dan nantinya akan dilombakan,” ujar Sulaiman.
Ia menjelaskan, tak hanya belajar, peserta juga akan mengikuti malam renungan yang dirangkai dengan sahur bersama dan jalan santai di hari terakhir kegiatan. tujuan kegiatan pesantren kilat ini selain untuk menyemarakkan syiar Islam di bulan Ramadan, juga untuk mencari generasi unggul yang akan dipersiapkan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
"Para pemenang lomba nantinya akan diikutsertakan dalam pagelaran MTQ yang direncanakan digelar tahun ini," Kata Sulaiman lagi.
Selain belajar dan mengaji bersama, para peserta juga mengikuti buka puasa bersama. Menu berbuka puasa tersebut berasal dari sumbangan masyarakat kampung berupa makanan dan minuman.
Ketua Majelis Taklim Baitul Amin, Suryani Ambalinggi, mengatakan pada hari biasa terdapat sekitar 15 kelompok warga yang bergiliran menyumbangkan makanan. Namun selama program pesantren kilat berlangsung, jumlah warga yang menyumbang meningkat menjadi lebih dari 20 kepala keluarga.
“Alhamdulillah, kami dari majelis taklim hanya menyiapkan makanan di meja, sementara sumbangan makanan ini bergilir mulai dari jalur 10 sampai jalur 1,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga SP 4 yang selalu peduli dan dengan ikhlas menyumbangkan rezekinya untuk kegiatan buka puasa bersama.
Sementara itu, salah satu peserta pesantren kilat, Nadin Kaikatui, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat menambah wawasan tentang puasa, zakat, serta tata cara memandikan jenazah.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan momen yang jarang didapatkan karena hanya dilaksanakan sekali dalam setahun.
“Saya sudah dua kali ikut. Perasaannya senang dan happy, karena bisa belajar agama dan berkumpul bersama teman-teman,” ujarnya.