LTF 2026 Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi UMKM Minahasa Utara
- 21 Agt 2026 22:39 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minut - Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menggelar Likupang Tourism Festival (LTF) 2026, salah satu kalender event pariwisata tahunan yang menjadi sarana promosi destinasi wisata di Bumi Tonsea.
Event tersebut resmi dibuka oleh Bupati Minahasa Utara DR. Joune Ganda di Pantai Pall, Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Jumat 21 Agustus 2026. Pembukaan ditandai dengan pemukulan atau permainan alat musik kolintang.
Turut hadir Wakil Bupati Minut Kevin Lotulung, Sekretaris Daerah Minut Ir. Novly Wowiling, Anggota DPD RI Adriana Dondokambey, Ketua DPRD Minut Vonny Rumimpunu, Ketua TP-PKK Minut Rizya Ganda Davega, Ketua Panitia LTF 2026 Ray Christofer Dondokambey, Kepala Dinas Pariwisata Minut Jean Barantian, unsur TNI-Polri serta sejumlah undangan lainnya.
Beragam pertunjukan budaya dan kreativitas masyarakat turut memeriahkan pembukaan LTF 2026. Di antaranya parade kostum bahari, Tari Kambasaran, pertunjukan kolintang, serta penampilan tarian dari kelompok lanjut usia (lansia). Sejumlah stan UMKM juga telah disiapkan untuk mendukung kegiatan sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal memasarkan produk mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Utara Hendrik Ruben Tendean membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.
Menurutnya, penyelenggaraan LTF memiliki arti penting dalam mendukung promosi pariwisata sekaligus meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan ke Sulawesi Utara.
“Kegiatan ini sangat mendukung promosi pariwisata dan menjadi sarana dan magnet bagi minat kunjungan wisata ke daerah Sulawesi Utara. Atas nama pemerintah provinsi kami mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan ini akan berkelanjutan,” kata Hendrik.
Sementara itu, Bupati Minut Joune Ganda mengatakan LTF telah menjadi salah satu agenda pariwisata yang terus dikembangkan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan dan investasi di sektor industri pariwisata.
“LTF di Minut ini telah dilaksanakan selama beberapa tahun dan menjadi salah satu agenda pariwisata yang terus dikembangkan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta Kementerian Pariwisata,” kata Joune Ganda.
Ia menegaskan, pelaksanaan LTF diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan festival, tetapi mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat dan perekonomian daerah secara berkelanjutan.
“Kita jadikan LTF ini multiplier effect-nya secara berkelanjutan, jadi bukan hanya selesai pada saat kegiatan acara ini. LTF juga jadi ajang memperkenalkan Minut hingga ke internasional,” sebutnya.
Selain sektor pariwisata, keberadaan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan LTF 2026. Ketua Panitia Ray Christofer Dondokambey menilai keterlibatan pelaku UMKM dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sebagai generasi muda kami sangat mendukung upaya-upaya pemerintah, termasuk strategi dalam pengembangan UMKM. Kami berharap event Likupang Tourism Festival ini akan membawa dampak ekonomi juga yang sangat baik bagi masyarakat dan juga magnet untuk kunjungan wisata di Sulawesi Utara,” kata Dondokambey.
LTF 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Agustus 2026. Selain menjadi panggung promosi destinasi wisata Likupang, festival ini diharapkan semakin memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai salah satu kawasan unggulan pariwisata Sulawesi Utara sekaligus membuka peluang lebih besar bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
(Diane Massie)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....