Kemenpar Gencar Promosi Wonderful Indonesia di Pasar India

  • 03 Sep 2025 10:17 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta kembali memperkuat langkah promosi destinasi nusantara di pasar India. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Business Matching di Kolkata (27/8) dan Bengaluru (29/8), hingga puncaknya pada ajang ITB India 2025 yang digelar di Jio World Convention Centre, Mumbai, 2–4 September 2025.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, secara resmi membuka Paviliun Wonderful Indonesia di ITB India 2025. Dalam keterangannya, Made menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka peluang kemitraan baru sekaligus memperluas minat pasar India terhadap produk wisata Indonesia.

“Event ini menjadi magnet penting bagi industri pariwisata global, mempertemukan pelaku dari sektor MICE, Leisure, Corporate, hingga Travel Technology,” ujar Made, Selasa (2/9/2025).

Acara yang diorganisir oleh Messe Berlin Asia Pacific ini menghadirkan lebih dari 500 buyer berkualitas dan menjadi salah satu platform utama penetrasi pasar India serta Asia Selatan. Sebelumnya, 29 seller Indonesia sudah melakukan pertemuan langsung dengan para buyer di dua kota besar India untuk menawarkan paket wisata unggulan.

India, Pasar Wisata Potensial

India kini menjadi salah satu pasar wisatawan mancanegara dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pada 2024, India mencatat rekor perjalanan internasional, ditopang oleh pertumbuhan kelas menengah dan meningkatnya konektivitas global.

Made menjelaskan, jumlah perjalanan internasional asal India diproyeksikan mencapai 29 juta pada 2025, dengan nilai pasar outbound hingga USD 62 miliar pada 2026. “India adalah pasar yang sangat potensial bagi pariwisata Indonesia. Melalui ITB India, kami tidak hanya memperkuat citra Wonderful Indonesia, tetapi juga memastikan Indonesia hadir sebagai destinasi utama wisatawan India di tahun-tahun mendatang,” tegasnya.

Sepanjang 2024, India menempati posisi ke-6 sebagai penyumbang wisatawan terbanyak ke Indonesia, dengan total 710.688 kunjungan. Tahun ini, Indonesia menargetkan 800.000 wisatawan India berkunjung, melalui strategi promosi yang lebih fokus, profesional, dan berbasis kualitas.

Wonderful Indonesia dan Spirit Keberlanjutan

Paviliun Wonderful Indonesia di Mumbai menampilkan lebih dari sekadar Bali. Sebanyak 10 Destinasi Prioritas, mulai dari Danau Toba, Borobudur, Likupang, hingga Labuan Bajo, ikut dipromosikan. Selain itu, Indonesia juga memperkenalkan tiga destinasi regeneratif: Bali, Jakarta, dan Batam.

Tidak hanya paket wisata, paviliun juga menghadirkan pengalaman interaktif, seperti atraksi budaya, workshop batik, serta peracikan jamu modern oleh Acaraki yang mengangkat konsep wellness tourism. Para pengunjung berkesempatan menikmati jamu segar sambil mengenal tradisi pengobatan nusantara yang dikemas lebih modern.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan wellness tourism, didukung oleh kekayaan tradisi pengobatan kuno seperti jamu, dan keindahan alam yang mendukung relaksasi dan kebugaran,” tambah Made.

Dengan promosi berkelanjutan ini, Indonesia berharap semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan India sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata nasional.

(Fika Hamzah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....